Terapi Uap Air Panas Sembuhkan Anosmia Penderita Covid-19

Penderita Covid-19 yang melakukan terapi uang air panas. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terapi menghirup uap air panas dapat menyembuhkan Anosmia pada penderita Covid-19. Anosmia adalah suatu kondisi di mana seseorang kehilangan indera penciumannya. Alhasil mereka tidak bisa mencium dan merasakan aroma dari setiap benda yang ada di sekelilingnya.

Terapi uap air panas tersebut bisa langsung dihirup dan diklaim mampu membunuh bakteri yang ada di dalam saluran pernapasan. Sebab menghirup uap air adalah salah satu cara tradisional yang sering digunakan sejak zaman dahulu.

"Terapi uap air boleh, sebab ini adalah pengobatan tradisional. Biasanya airnya dicampur kayu putih sehingga memberikan aroma. Tapi saat ini terdapat water diffuser, jadi yang membedakan hanya zamannya saja," ujar Dokter THT, Bedah Kepala, dan Leher, dr. Hemastia Manuhara, Senin (2/8/2021).

Meski demikian dr. Hemastia juga menjelaskan bahwa terapi uap air harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan bahaya. Sebab jika dilakukan dengan cara yang salah, justru bisa menyebabkan masalah.

"Kalau bisa uapnya jangan terlalu panas dan dihirup langsung. Karena kalau uapnya dihirup langsung bisa menyebabkan perih pada wajah. Selain itu kalau suhunya terlalu panas juga bisa menyebabkan bulu hidung terlepas. Jangan sering-juga melakukan hal ini, paling banyak 3 kali sehari," tuntasnya.

Namun menurut Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Eka Ginanjar menegaskan, menghirup uap air panas tidak dapat menghilangkan virus Covid-19.

Belum ada penelitian kesehatan yang secara resmi membuktikan virus Covid-19 dapat hilang dengan menghirup uap air panas. Selain itu, klaim eucalyptus oil atau minyak kayu putih dapat menghilangkan virus Covid-19 juga menyesatkan. Dsy5