PTM di Pasuruan Terancam Batal Digelar

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sat memantau hari pertama pembelajaran tatap muka di SDN Pekuncen kota Pasuruan.

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Seiring meningkatnya kasus covid-19 di Jatim dalam sepekan terakhir, kegiatan sekolah tatap muka yang akan digelar pada tahun ajaran baru Juli nanti terancam batal.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, ia sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan untuk upaya antisipasi.

Menurut Gus Ipul, saat ini kegiatan belajar mengajar masih libur usai berakhirnya tahun ajaran. Namun setelah ini akan masuk masa pendaftaran siswa baru.

“Proses-proses pendaftaran harus dilakukan dengan prokes ketat. Saya minta kesadaran tenaga pendidikan untuk waspada, peduli, dan saling mengingatkan,” kata Gus Ipul, Senin (21/06/2021).

Gus Ipul menyebut kegiatan belajar mengajar akan dimulai lagi pada tanggal 11 Juli 2021. Hingga tanggal tersebut, pemkot akan terus melakukan evaluasi perkembangan Covid-19 di Kota Pasuruan.

“Kalau nanti 11 Juli masih zona merah, tidak mungkin dilakukan sekolah tatap muka. Jadi kita akan tunda kembali jika situasi dan kondisi tak memungkinkan,” imbuh Gus Ipul.

Sebelumnya diketahui, semua SD dan SMP di Kota Pasuruan telah menggelar uji coba sekolah tatap muka sejak bulan Mei 2021. Pada pelaksanaannya, pemkot menggunakan skenario 30 persen murid yang bisa hadir di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arief mengatakan, pelaksanaan uji coba sekolah tatap muka ini tetap mempertimbangkan penyebaran Covid-19. Artinya jika kasus Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan, pelaksanaan sekolah tatap muka bisa ditunda.