Petugas Gabungan Tindak Tegas Pelanggar Prokes

Petugas gabungan operasi penegakan protokol kesehatan.SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Meski Kabupaten Lamongan kasus covid-19 terus melandai dan bertahan di level 1, namun demikian penerapan protokol kesehatan (Prokes) menjadi budaya dan beraktivitas. Kalau ada yang tidak patuh Prokes, petugas tidak akan segan-segan untuk menindak pelanggar.

Penindakan tegas dan edukasi ke masyarakat itu dilakukan oleh petugas gabungan Kodim 0812, Polres bersama instansi terkait, di sejumlah kawasan yang dinilai berpotensi adanya pelanggaran Prokes.

IMG-20211017-WA0019

Dalam operasi penegakan protokol kesehatan itu, seperti disampaikan oleh  Pasi OPS  Kodim 0812 Lamongan kapten Inf Bekti mengungkapkan petugas gabungan di Kabupaten Lamongan akan terus bersikap tegas kepada masyarakat dalam penerapan prokes, dan pihaknya juga tidak segan-segan menindak masyarakat yang tak mematuhi aturan. 

"Hal ini kami lakukan semata-mata demi memutus mata rantai ancaman lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Lamongan, meski saat ini covid sedang landai dan kita tidak boleh lengah," ungkapnya.

Sasaran dalam pelaksanaan perasi ini ini lanjutnya, terhadap masyarakat yang kedapatan tidak taat prokes dan tak memakai masker baik pejalan kaki, pengguna roda 2 maupun roda 4. "Kalau yang melanggar langsung kami beri sanksi," terangnya.

IMG-20211017-WA0020

Pelanggar Prokes langsung dihukum push up.SP/MUHAJIRIN KASRUN

Sekedar diketahui, kasus lonjakan Covid-19 di Kabupaten Lamongan memang sudah menurun, akan tetapi pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi prokes dan tidak keluar rumah kecuali jika terpaksa, itupun harus menerapkan 3 M secara ketat.

Lebih lanjut, Pasi Ops Kodim 0812 Lamongan Kapten Inf Bekti menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas selama masa masa pandemi Covid 19 masih belum berakhir. 

Menurutnya, Kesadaran masyarakat ini dinilai sangat penting untuk menekan penyebaran virus Corona. Sehingga kegiatan perekonomian bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita meminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dalam mematuhi protokol kesehatan yaitu mengurangi kegiatan,” pungkasnya.jir