PDIP Lamongan Panasi Mesin Politik Songsong Pemilu 2024

Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi sambutan dalam rakercab. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - PDIP Lamongan mulai memanasi mesin politiknya untuk songsong pemilihan umum pada 2024, dengan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Gedung Korpri Jalan Kusuma Bangsa Lamongan, Kamis (10/6/2021).

Raker yang diikuti kurang lebih 120 peserta dari Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Lamongan itu, dibuka secara virtual oleh Sri Rahayu, ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ibu dan Anak, dan dihadiri ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi, dan anggota DPR RI Nasrul Falah, dan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Andi Firasadi, dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Lamongan.

Ketua DPC PDIP Lamongan, Saim mengatakan, Raker yang digelar ini adalah bagian dari agenda partai, untuk membuat program kerja dalam satu tahun, dengan tetap menyesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan partai dan masyarakat yang tidak lain adalah konstituen.

"Raker ini fokus untuk menelurkan berbagai program, yang program itu nanti sebagai pedoman untuk bekerja bergerak dalam membesarkan partai," kata Saim kepada sejumlah wartawan.

Meski demikian,  Saim juga tidak mengelak, kalau raker ini juga bagian dari upaya untuk memanasi mesin politik nya, agar mulai mempersiapkan diri bagaimana bisa mengajak dan mempengaruhi masyarakat untuk satu barisan bersama dengan PDIP pada pemilu 2024 mendatang.

"Ya bisa juga raker ini kita gunakan sebagai bagian mengawali untuk menyolidkan kembali mesin partai menyongsong pemilu 2024," kata Saim.

Sementara itu, karena kondisi masih pandemi, raker kali ini peserta yang tidak lain pengurus PDIP kompak mematuhi protokol kesehatan, dengan terlebih dahulu seluruh peserta diharuskan di tes swab dulu, peserta juga  menggunakan masker, dan duduk nya berjarak.

Sri Rahayu dalam kesempatan itu mengajak kepada seluruh pengurus PDIP Lamongan untuk mempersiapkan diri menyongsong pemilu 2024, karena target DPP adalah PDIP harus kembali sebagai pemenang. 

Untuk mewujudkan itu pengurus harus solid, dan pandai untuk rekrut para konstituen, dan harus bisa gaet pemilih pemula yang sekarang masih duduk sebagai pelajar kelas 3 SMP. "Pemilih potensial yang mereka yang kini masih duduk sebagai pelajar SMP, saat pemilu kedepan mereka sudah kelas 3 SMA, dan punya hak suara," terangnya.

Selain itu Sri Rahayu juga mengingatkan kepada pengurus, agar ikut serta dalam upaya meminimalisir stunting di daerahnya masing-masing, karena stunting juga menjadi fokus ketum PDIP Megawati. "Kader PDIP juga harus ikut meminimalisir adanya kasus stunting, apalagi ibu ketum Megawati juga sangat konsen untuk urusan ini," pungkasnya. jir