Masjid An-Nur Dukuhsari Peringati Maulud Nabi Muhammad SAW 1443 H

Peringatan Maulid Nabi di Masjid An-Nur, Desa Dukuhsari.

SURABAYAPAGI. Com, Sidoarjo- Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah bentuk penghormatan kita umat Islam kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat muslim yang baik maka kita harus bisa meneladani Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari hari.

Hakikat dari Misi Risalah Nabi Muhammad SAW adalah melakukan pembelaan terhadap kaum yang lemah dan tertindas dengan berempati merasakan beratnya penderitaan mereka (Azizun alaihi ma anittum) serta memberikan rasa aman dan sentosa ( Harisun alaikum).

Maulud Nabi Muhammad SAW atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Senin 12 Rabbiyul Awal atau yang dikenal dengan tahun Gajah adalah sesuatu moment yang perlu dirayakan bagi umat Islam, sebagai tanda rasa cinta umat Islam pada baginda Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun Umat dari jalan yang gelap menuju jalan yang terang.

Dari bentuk rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW tersebut maka Pengurus Masjid An-Nur Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Sidoarjo, Ketua panitia sekaligus KetuaTakmir Masjid An-Nur Ustadz Mistari menyampaikan terima kasih atas kehadiran para undangan sehibgga bisa meramaikan acara, dijauhkan dari Covid-19, acara Maulud Nabi Muhammad SAW secara rutin diselenggarakan oleh Masjid An-Nur,

"Insya Allah tahun depan Masjid An-Nur akan menambah Kanopi Masjid dengan taksiran biaya sekitar Rp 60 juta semoga para Dermawan yang ingin menyisihkan atau menambah pahala silakan menghubungi Takmir Masjid An-Nur," pungkas Ketua Takmir Ustadz Mistari.

Acara yang dimulai dengan Khataman Qur'an sejak sabtu pagi di Masjid An-Nur dipimpin oleh Ustadz Haji Saman tersebut merupakan acara rutinitas yang selalu diselenggarakan Masjid An-Nur setiap tahun.

Acara Maulud Nabi Muhammad SAW pada Sabtu malam (16/10'2021) dihadiri Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo,SE warga Dukuhsari, Panggreh dan Sekitarnya dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo, SE dalam Sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Desa Dukuhsari juga siap memberikan bantuan anggaran pada setiap kegiatan keagamaan yang diselenggarajan oleh empat Masjid yang dimiliki Desa Dukuhsari Jabon Sidoarjo. Secara panjang lebar Ternyata Kepala Desa Dukuhsari faham secara detail sejarah Desa Dukuhsari dan tidak salah Ikhwan Widodo menjadi Kepala Desa Dukuhsari, sebagai pamungkas Kades melanjutkan bahwa di Desa Dukuhsari ada seorang ulama besar yaitu Sambi Resi ( Putra Mahkota) yaitu garis keturunan dari sunan Gunungjati ungkap Kepala Desa Dukuhsari.

Panitia Maulud sehari sebelum acara dimulai telah memasang dan menggantungkan banyak buah dan chiki depan Masjid An-Nur Dukuhsari Kidul dengan maksud pada saat pembacaan Sholawat sedang berlangsung buah buahan yang digantungkan itu habis diperebutkan oleh para jamaah yang hadir sebagai simbol bahwa semua ikut meramaikan dan bergembira dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kemudian disaat Pembacaan Sholawat Nabi Muhammad sebagai tradisi ada yang menghamburkan yang koin untuk diperebutkan sehingga suasana menjadi ramai dan disambut gembira para jamaah yang hadir. Dalam memperingati acara Maulud Nabi Muhammad SAW 1443 H, panitia juga membagikan kepada 30 anak Yatim dan puluhan kaum Dhuafa yang ada di RT 09 dan RT 10 Dukuhsari Jabon Sidiarjo, bantuan berupa uang tunai untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang dikoordinir saudara Iskandar dan Suwarno RT 09 RW 02 untuk dibagikan kepada yang berhak menerima di wilayah RT 06-RT 10 dan Panggreh yang dekat dengan Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Sidoarjo.

Menurut Iskandar terkumpulnya bantuan untuk anak Yatim piatu dan kaum Dhuafa itu atas Donatur para Dermawan di wilayah RT 09 dan RT 10 RW 02 Desa Dukuhsari Jabon Sidoarjo, sehingga pembagian bantuan hanya di wilayah RW 02 saja. Untuk mengisi acara pengajian dalam memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW 1443 H kali ini, Panitia Masjid An-Nur Dukuhsari menghadirkan dua penceramah yaitu KH. Saroji dari Sidoarjo dan Bu Nyai Abidah dari Pasuruan.

Pada penceramah pertama yang disampaikan oleh KH. Saroji dari Sidoarjo dan selanjutnya sebagai pengisi pengajian terakhir yaitu Bu Nyai Abidah dari Pasuruan.Hik