Lestarikan Cerita Nusantara Lewat Karya

Masnuna, ST., M.Sn., selaku Kalab Cetar dan Ketua Acara. SP/ Mbi

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski pandemi, Dosen dan sejumlah Mahasiswa DKV UPN Veteran Jawa Timur tak hilang semangat untuk unjuk karya. Berbagai cara telah diupayakan untuk lestarikan budaya dan menjaga rasa kesenian  masing-masing dari mereka, Selasa (26/01/2021).

Masnuna, ST., M.Sn., bangunkan rasa kebangsaan Mahasiswa melalui Pameran Ilustrasi Virtual yang mengangkat tema 'Adegan Cerita Rakyat Nusantara'. Pameran yang digelar oleh Laboratorium Cetak dan Ilustrasi (Lab Cetar) ini melibatkan tiga Akademisi dan beberapa Mahasiswa sebagai panitia dan peserta.

Masnuna, ST., M.Sn., selaku Kalab Cetar dan Ketua Acara, menggandeng Alfian Candra, ST., M.Ds dan Restu Ismoyo Aji, S.Sn., M.A., sebagai Dosen pembimbing proses pengerjaan karya. Sebagai ilustrator,

"Walaupun sekarang era pandemi, kami sebagai ilustrator tetap semangat dalam berkarya dan unjuk karya. Walaupun tidak bisa unjuk karya secara offline karena adanya PPKM, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak berkarya dan unjuk karya," terangnya.

Sebagai seorang Akademisi, Masnuna mewajibkan dirinya untuk mengingatkan generasi penerus bangsa akan kaya nya warisan budaya Indonesia.

"Cerita Rakyat itu berasal dari sesepuh nusantara yang telah di wariskan kepada generasi selanjutnya secara lisan dan menjadi ciri khas setiap bangsa dengan kultur budaya yang beragam. Maka dari itu perlu dilestarikan," tuturnya.

Faktanya, tak sedikit generasi milenial yang melupakan budaya tersebut. Karenanya, selain membangunkan kreatifitas Mahasiswa dalam berkarya di kala wabah, Masnuna juga berupaya melestarikan cerita rakyat nusantara.

Pameran pertama yang diadakan oleh Lab Cetar ini berjalan sukses. Tak sampai disitu, "Kedepannya, akan diadakan lagi dengan karya yang berbeda dan tentunya tidak kalah dari sebelumnya," tambahnya.

Seusai acara, Masnuna menyampaikan harapannya bagi mahasiswa selaku generasi penerus bangsa. "Dengan ini, harapan saya kepada generasi penerus bangsa seperti mahasiswa, agar selalu ingat dan menjaga budaya kita. Melalui cara apapun, hendaknya tak lupa untuk mengikutsertakan warisan (budaya) nenek moyang kita," tutup Masnuna. mbi