Khofifah Minta Distribusi Vaksin Dipercepat

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim memantau serbuan vaksinasi di Jombang.

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim memantau serbuan vaksinasi yang diselenggarakan di lapangan tennis indoor di kawasan Sengon, kabupaten Jombang pada Selasa (20/7).

Dalam pantauan tersebut terlihat jelas antusiasme warga terhadap vaksinasi sangat tinggi. Namun, ia juga menyadari adanya kendala lain. Kendala tersebut yakni stok vaskin di daerah-daerah yang belum tercukupi.

Menurutnya, tenaga vaksinator saat ini sudah mencukupi, tak hanya itu antusiasme warga untuk divaksin juga cukup tinggi, namun, stok vaksin menjadi kendala lantaran belum merata dan masih membutuhkan pasokan lagi dari pusat.

“Saat ini vaksinatornya cukup, nakesnya cukup, masyarakat semangat, sekarang kita masih menunggu dropping vaksinnya yang lebih berkelanjutan, yang lebih masif supaya terwujudnya herd immunity minimal 70 persen warga Jatim bisa tervaksin. Kita berharap bersama-sama bisa memberikan hadiah pada Indonesia pada HUT Kemerdekaan yang ke 76 bulan Agustus nanti,” kata Khofifah. 

Menurutnya stok distribusi vaksin yang ada di kabupaten kota. Sistemnya pemerintah pusat memberikan kuota jatah vaksin per kabupaten kota berapa yang diterima. Jumlahnya tidak sama masing-masing kabupaten kota bergantung mana yang lebih cepat habis akan dikirim lagi dari pusat. 

“Sekarang ini kita harap dropping vaksin lebih maksimal,” tambah Khofifah. 

Di titik Serbuan Vaksinasi di Jombang kali ini, total ada sebanyak 3.700 an warga Jombang yang divaksin covid-19. Program serbuan vaksinasi ini merupakan besutan TNI Polri yang digalakkan agar semakin banyak warga Jatim yang segera mendapatkan suntikan vaksin covid-19. 

Berdasarkan data Satgas covid-19 per tanggal 18 Juli 2021, progres vaksinasi Jawa Timur baru sekitar 21,8 persen totalnya dari seluruh target sasaran vaksinasi. Itu adalah angka capaian untuk dosis pertama. Sedangkan untuk progres capaian vaksin dosis kedua di Jatim adalah sebanyak 8,26 persen. Sebagaimana diketahui total sasaran vaksin di Jatim ada sebanyak 31,82 juta orang.

Hal senada juga disampaikan oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto. Ia mendorong agar pemerintah pusat juga mempercepat pengiriman vaksin ke daerah-daerah agar vaksinasi bisa dipercepat.

“Semoga dengan kegiatan yang gencar begini Jawa Timur bisa segera mencapai immunity 70% penduduk Jawa Timur. Sekitar masih 18 juta lagi yang belum tervaksin, maka semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa divaksin,” tambah Pangdam. 

Ditegaskan bahwa saat ini untuk vaksinasi Jawa Timur, secara pelaksanaan maupun perencanaan sudah tidak ada masalah. Namun ia menyebut bahwa kini yang menjadi masalah adalah stok vaksin.

“Yang sekarang kita tunggu adalah ketersediaan vaksin. Jadi kami sampaikan dalam kesempatan ini kepada pemerintah pusat agar vaksin di Jawa Timur juga segera ditambah. Dan kepada masyarakat sekitar Kabupaten Jombang silakan berlomba-lomba untuk divaksinasi,” tandasnya.