Kerap Kena Gusur, Pak Ilyas Tetap Eksis Berbisnis Bubur Ayam

Pak Ilyas yang merupakan pemilik tunggal Bubur Ayam Spensix Bang Salim. SP/ Satrya Nugraha

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bubur ayam mungkin salah satu icon kuliner yang sudah merakyat di Surabaya, dan tentunya Bubur Ayam milik Ilyas dengan nama Bubur Ayam Spensix Bang Salim sudah menjadi tempat kuliner nostalgia sejak tahun 2004 lalu.

Pak Ilyas yang merupakan pemilik tunggal Bubur Ayam Spensix Bang Salim memulai kegiatan jual bubur ayam tersebut dengan gerobak dorong. Berputar mulai dari Kampung Malam hingga Pasar Turi untuk mencari nafkah, dengan modal secukupnya beliau memberanikan diri berjualan dengan sistem kaki lima di depan SMP Negri 6 Surabaya, dan terlahirlah nama Bubur Ayam Spensix. 

Perjuangan bapak Ilyas sendiri tidak semudah itu untuk mencapai titik sekarang, karena sistem berjualan yang bersifat kaki lima, Bubur Ayam Spensix sering berpindah pindah lokasinya.

Tetapi selalu berdekatan dengan bekas tempat yang sebelumnya. Dengan harapan para konsumen setia mereka mengetahui tempat berjualan mereka. Bubur ayam tersebut dapat menghabiskan sekitar 200 porsi tiap harinya, bekelipatan hingga weekend datang. 

"Karena saya pakai sistem kaki lima kadang kena gusur, kadang juga ditertibkan oleh pihak yang berwenang, dan sekarang saya memberanikan diri menyewa satu tempat untuk para konsumen setia Bubur Ayam Spensix Bang Salim ini, " ujar Ilyas, Pemilik Tunggal Bubur Ayam Spensix Bang Salim, Senin (5/4/2021).

Bubur tersebut memiliki lokasi baru yang ada di Jalan Jawa, tepatnya di Jalan Raya Gubeng No 66 depan Indomart. Untuk online shop mereka hanya membuka via Go-Shop, dan jam buka yang dimulai dari jam 06.30 sampai jam 11.30 dan jam 16.00 hingga habis. Str