Kasus Box Culvert Medokan Asri Utara, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Turun Gunung Mediasi dengan Warga

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati saat memimpin mediasi antara warga dan Dinas Cipta Karya yang diwakili oleh Danu. SP/Anggadia Muhammad 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - menanggapi keluhan warga perihal proyek Box Culvert yang sempat dikerjakan oleh CV Adhiloka lalu berpindah ke Satgas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKP CKTR), Aning Rahmawati turun langsung memediasi warga guna menemukan solusi.

Mediasi yang bertempat di Balai RW perumahan Medokan Asri Utara tersebut dilaksanakan dengan dihadiri oleh Aning Rahmawati selaku Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Danu Budi selaku Kepala Rayon Surabaya Timur,  Ketua RW dan jajarannya beserta puluhan warga pada Minggu, (2/08/2021) malam. Pada mediasi tersebut, Aning serta warga menemukan titik temu untuk permasalahan proyek Box Culvert yang merugikan warga tersebut. 

"Alhamdulillah mediasi tadi berjalan lancar, kami berhasil menemukan beberapa penyelesaian agar warga tidak sengsara", ujar politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, (2/08/2021). 

Dalam mediasi tersebut, setidaknya ada tiga poin yang disepakati oleh warga. Yaitu, warga sepakat untuk tidak membangun taman kembali dan diganti dengan pot di atas udit yang telah dipasang, kedua, DPRKP CKTR menyanggupi untuk merapikan bekas pengerjaan proyek hingga benar - benar rapi, ketiga terkait ganti rugi akan dibicarakan kembali. 

Aning berjanji, jika warga masih ada yang keberatan ia akan memanggil Direktur CV Adhiloka, Rahmad dan Kepala DPRKP CKTR kota Surabaya di sidang DPRD Kota Surabaya.

"Kalo warga masih ndak terima saya yg kawal langsung untuk kepentingan warga", tutup Aning. ang