Kapolres Bubarkan Aksi Bagi Telur Gratis yang Timbulkan Kerumunan

Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom S.IK membubarkan massa yang bergerombol di halaman Kantor Pemkab Blitar. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tanpa pedulikan protokol kesehatan ribuan warga masyarakat Kab Blitar berkumpul penuh sesak di halaman kantor Pemkab Blitar sampai meluber di jalan Raya Kanigoro Kab Blitar sejauh 2 sampai 3 Km. Massa mulai nampak berkumpul pada Selasa (28/9), sejak pukul 07.30 WIB. Mereka sudah berdatangan dan rela berdesak-desakan hanya ingin dapatkan pembagian telur ayam gratis dari para peternak di Blitar.

Hal itu pun mengundang kerawanan sehingga pasukan dari Satuan Polres Blitar dipimpin langsung Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom S.IK terjun langsung mengamankan situasi itu.

Berdasarkan informasi dari panitia pembagian telur, aksi tersebut sebenarnya hanya akan dihadiri sekitar 50 an orang, namun pemberitahuan itu rupanya beredar di medsos bahwa di depan Kantor Kankab Kanigoro ada bagi-bagi telur ayam dan membuat warga yang datang jumlahnya jauh melebihi apa yang diperkirakan. 

Sehingga satuan pengaman Polres Blitar lakukan pengamanan dan penyekatan warga masyarakat yang mau masuk ke Halaman Kantor Pemkab Blitar, bahkan polisi  atas aksi masyarakat tersebut sempat kewalahan akibat banyaknya massa yang datang ke lokasi.

Karena banyaknya warga yang terus berdatangan, maka petugas yang jaga langsung merespon dan membubarkan aksi bagi-bagi telur tersebut dan menutup jalan jalan yang menuju ke kantor Pemkab Blitar.

 

Atas kerumunan massa itu Kapolres Blitar langsung memanggil koordinasi aksi untuk segera menyelesaikan dan membubarkan kegiatannya.

“Oleh sebab itu saya mengambil kebijakan, saya panggil koordinator aksinya dengan melihat kondisi seperti ini kami minta koordinator aksi untuk membubarkan kegiatan, karena kita dan Pemkab Blitar bekerja sama untuk mempertahankan Level 1, hal ini pun untuk masyarakat," tegas AKBP Aditya pada wartawan. 

Dengan senyum dan keramahan Kapolres AKBP Aditya memimpin pengalihan arus di pertigaan jalan raya menuju akses masuk ke kantor Pemkab Blitar,  Å•ibuan masa yang rata rata mengendarai motor itu bisa cair walau sering terjadi adu mulut antara petugas dan masyarakat yang memaksa ingin masuk di kawasan bagi bagi telur. 

Banyaknya masyarakat yang mendatangi aksi bagi-bagi telur gratis itu membuat petugas cukup kesulitan membubarkan warga. Terbukti Kapolres Blitar dengan puluhan anggotanya didampingi Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, Kabag Sumda, AKBP Aditya membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam untuk membubarkan massa hingga situasi kondusif.

“Untuk pencairan massa membutuhkan waktu dan seperti rekan-rekan lihat kita lakukan pengalihan arus di beberapa arus jalan,” ujar AKBP Aditya.

Untuk area titik pembagian telur gratis di Kankab Kanigoro terpantau pada pukul 10.55 sudah selesai. Namun, dalam beberapa titik pembagian telur gratis di Blitar masih berlangsung ramai dipenuhi warga sekitar.

Aksi bagi-bagi telur gratis ini diketahui sebagai salah satu unjuk rasa karena tingginya harga pakan.

Sementara itu  pihak panitia penyelenggara aksi mengakui jika antusias masyarakat Blitar sangat tinggi sehingga banyak terjadi kerumunan massa. Oleh karenanya, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kapolres meminta aksi tersebut segera dibubarkan.

“Panitia tadi pada saat kita panggil langsung kooperatif dan membubarkan meminta seluruh anggotanya untuk kembali ke rumah masing-masing,” pungkas orang nomor satu di Polres Blitar ini. Les