"Jagongan" Ala Forkopimda Jatim Bahas Percepatan Bantuan Bencana

"Jagongan" Ala Forkopimda Jatim Bahas Percepatan Bantuan Bencana Gempa Bumi, Di Lumajang Minggu (11/4/2021)

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tak melulu harus di ruang resmi melakukan diskusi untuk membuah hasil terbaik. Terbukti, Forkopimda Jatim saat melakukan kordinasi justru di emperan teras rumah Kyai Hasan Said, Mantan ketua NU Pronojiwo. Sekolahan TK Diniyah, Taman Ayu Pronojiwo Lumajang Minggu (11/4/2021).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, saat melakukan koordinasi bersama Bupati Lumajang, dan Plh Sekda Provinsi serta ketua satgas bencana BUMN Jatim terkait percepatan penanganan pasca gempa 6.1 Magnitudo di Pronojiwo, Lumajang.

"Koordinasi tidak harus di meja bundar yang formil, duduk "Jagongan" di emperan rumah seperti ini pun jadi. Yang penting segala persoalan bisa segera terselesaikan dan apa yang direncanakan tereksekusi dengan baik," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Masih kata Khofifah, pelaksanaan rapat koordinasi ini,pihaknya membahas terkait realisasi bantuan dari BNPB kepada korban bencana alam gempa bumi yang dilaksanakan oleh Forkopimda Jawa Timur, dengan mendatakan terlebih dahulu masyarakat yang tempat tinggalnya rusak, akibat gempa bumi menjadi 3 klasifikasi, yaitu rusak berat, sedang dan ringan.

Tempat tinggal yang rusak sedang dan ringan akan dikerjakan secara swakelola sedangkan yang rusak berat dikerjakan personil gabungan Pemprov Jatim, TNI dan Polri. Turut hadir dalam koordinasi "Jagongan" di teras ini diantaranya Sekda Prov. Jatim, Asops Kodam V/Brawijaya, Asintel Kodam V/Brawijaya, Danrem 083 Baladhika Jaya, Karoops Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, Dirkrimum Polda Jatim, Kabidhumas Polda Jatim, Dansat Brimob Polda Jatim, Bupati Lumajang, Dandim 0821 Lumajang, Kapolres Lumajang.nt