Gagal Cetak Gol, Benzema Masih Banjir Dukungan

Striker Prancis, Karim Benzema. SP/ Eufa

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Striker Prancis, Karim Benzema gagal mencetak gol saat laga terakhir di grup F Euro 2020 antara Prancis melawan Hungaria di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (19/6/2021).

Meski demikian, dirinya masih mendapat dukungan dari rekan setimnya kendati gagal mencetak gol pada pertandingan melawan Hungaria. Para rekan setim tidak pernah kehilangan kepercayaan terhadap bomber Real Madrid tersebut.

“Karim Benzema tidak punya keraguan sama sekali. Selayaknya para penyerang lain, dia siap mencetak gol kapan saja,” kata Antoine Griezmann, kompatriot Benzema di Les Bleus, Rabu (23/6/2021).

“Benzema sudah membantu kami. Ketika dia sudah mencetak gol lagi, segalanya akan lebih baik.”

Griezmann pun meminta semua orang sabar menunggu Benzema membuka keran golnya bersama tim Ayam Jantan setelah lima tahun absen.

“Semua pemain Prancis mendukung dia. Anda semua hanya perlu bersabar. Hal terpenting adalah Benzema rajin menciptakan peluang,” tutur Griezmann melanjutkan.

Di klubnya, Benzema berhasil mencetak sebanyak 30 gol dalam 46 pertandingan di semua kompetisi untuk Real Madrid.

Benzema memang baru meruput bersama dengan timnas Prancis setelah dipanggil oleh Deschamps untuk bergabung setelah tidak bergabung selama lebih dari lima tahun.

Kembalinya Benzema membawa antusiasme bagi rekan setimnya di Prancis dan para penggemar, yang bersemangat untuk melihat trio penyerang paling kuat itu beraksi.

Striker Real Madrid itu diharapkan untuk membangun chemistry yang kuat dengan Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann di lini depan.

Selain itu, dalam catatan Marca, Benzema bermain di dua Piala Eropa sebelum dikeluarkan dari rencana Deschamps pada 2015 karena permasalahan pribadinya.

Tetapi dia juga tidak mencetak gol di final 2008 atau 2012. Pemain berusia 33 tahun itu kini telah menjalani delapan pertandingan tanpa mencetak gol di Euro meski telah melepaskan 30 tembakan. Hal itu memberinya rekor terburuk ketiga dalam sejarah di belakang Clarence Seedorf (33) dan Andres Iniesta (34). Dsy10