Drone DJI Kuasai Pangsa Pasar Jatim Hingga 75 Persen

SurabayaPagi, Surabaya - Penggunaan pesawat nirawak atau drone makin diperhitungkan. Saat ini banyak orang menggunakan drone sebagai salah satu alat untuk kepentingan dokumentasi seperti video ataupun foto. 
 
Bahkan perkembangan drone di Indonesia cukup pesat. Karena, teknologi gadget ataupun smartphone sebagai salah satu alat pendukung bermain drone semakin berkembang. 
 
Salah satu merek drone yang cukup terkenal di Indonesia adalah DJI. Brand tersebut berhasil merajai pasar drone Tanah Air. 
 
DJI Consumer Product Specialists, Benedictus Wijiadi, mengatakan, drone DJI telah menjadi favorit di seluruh dunia. 
 
"Untuk drone sendiri sejauh ini memang belum ada brand lain yang bisa bersaing. Karena DJI memiliki kualitas produk yang mumpuni. Seperti drone untuk mapping, survey dan thermal," kata Benedictus saat acara meet and fly DJI FPV menggandeng Doran Gadget dan Pakuwon City Mall Surabaya, Minggu (11/4/2021). 
 
Bahkan segmen market vlogger dan YouTuber pengguna DJI di Indonesia cukup besar. Baik stabilizer maupun piranti lainnya. 
 
Benedictus menyebut, pasar drone DJI di Indonesia saat ini mencapai 90 persen. Jakarta, Medan, Surabaya, Bali merupakan sederet kota penyumbang kontribusi penjualan terbesar dari tahun ke tahun. 
 
Oleh sebab itu DJI terus melakukan inovasi produk. Tak hanya areal drone. Namun kini mulai merambah FPV (First Person View) . 
 
DJI merilis Drone FPV sebagai terobosan teknologi drone terbarunya. Sistem FPV membuat pengguna serasa terbang. Drone terbaru ini mencakup kacamata, remot kontrol, dan semua aksesori lain yang diperlukan untuk mengudara dengan cepat dan aman.
 
Sistem ini memberikan pengalaman yang benar-benar menakjubkan dan imersif. Menghadirkan rekaman 4K / 60 yang mulus. Drone FPV ini cocok untuk pemula ataupun ahli, baik untuk seksi dokumentasi atau sebagai drone untuk pemetaan.
 
DJI FPV menawarkan tiga mode penerbangan dan kontrol yang lebih intuitif. Pilot dapat mencoba DJI Motion Controller, perangkat yang memungkinkan kontrol penerbangan melalui gerakan tangan sederhana.
 
Produk DJI tersebut telah tersedia di Doran Gadget Tunjungan, Doran Gadget Pakuwon Mall dan Doran Gadget WTC Surabaya. 
 
CEO Doran Gadget, Jhonny Thio Doran mengatakan, DJI merupakan market leader. 
Untuk Jawa Timur sendiri, drone DJI merajai pasar dan menyumbang kontribusi penjualan sebesar 75 persen baik pembelian secara online maupun offline. Sedangkan 50 persen dari angka tersebut berasal dari kastamer Surabaya sebagai top market leader. 
 
"Sebelumnya orang mencari DJI ini sangat sulit. Karena DJI bukan produk yang mudah dibeli secara online. Karena mereka harus pegang, coba mainkan dan rasakan sendiri," jelas Jhonny didampingi Business Development Manager Doran Gadget Cita Sophia Asa dan Executive Manager Doran  Gadget, Meilia Sirapanji. 
 
Dia mengatakan, membeli drone berbeda dengan membeli produk gadget lain. Oleh sebab itu kastamer lebih nyaman belanja drone di toko offline. Kendati pembelian online juga berkontribusi pada penjualan. 
Doran Gadget juga kerap memberikan promo flash sale produk DJI pada akhir bulan.
 
"Jadi kalau beli di online itu tingkat kepercayaannya sangat rendah. Jadi kami membangun tiga titik di Surabaya dengan harapan, customer bisa mudah untuk mencoba dan memilih produk DJI yang mereka inginkan," katanya menambahkan. 
 
Saat ini pasar drone bukan sekedar komunitas. Namun juga banyak dari institusi pemerintahan. Misal DJI Agrass untuk kebutuhan agriculture. Keunggulan drone ini dibekali web point dan bisa menyemprot pupuk pada titik-titik lahan dengan report secara terperinci. Atau, Mavic 2 Pro untuk mapping ukuran dan tekstur tanah. 
 
"Itu permintaannya juga cukup banyak. Biasanya digunakan untuk mapping kalau pemerintahan," tandasnya. By