DPC Gerindra Kota Kediri Gelar Doa Bersama Untuk Bangsa

Ketua DPC Partai GERINDRA Kota Kediri, Katino, Amd (tengah) saat membuka acara doa bersama untuk bangsa

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai GERINDRA Kota Kediri menggelar doa bersama untuk negeri. Acara ini khusus untuk mendoakan Bangsa Indonesia agar pandemi covid-19 bisa segera berakhir. Acara tersebut juga bertepatan dengan peresmian kantor baru yang digelar di Kantor DPC Partai GERINDRA, Kamis (29/7/2021) malam. 

Ketua DPC Partai GERINDRA Kota Kediri, Katino, Amd mengatakan, doa bersama ini juga untuk mengucap syukur atas berkah kesehatan yang masih diberikan. Selain itu, bermunajat untuk kesembuhan rekan-rekan dan keluarga yang sedang sakit, maupun mendoakan mereka yang telah meninggal.

"Mudah-mudahan dengan doa bersama ini pandemi bisa segera berakhir. Karena doa adalah kunci untuk menjawab segala keresahan di dalam diri kita, serta membantu meringankan beban kita sebagai manusia," ucap Katino. 

Katino juga mengajak para kader GERINDRA serta masyarakat, tak hentinya mendoakan rekan ataupun keluarga yang terkena wabah covid-19 dan bangsa Indonesia agar kembali sehat. "Sekarang Kota Kediri berada di level 4, semoga dengan doa bersama ini kita semua diberi keselamatan dari wabah covid-19," tandasnya. 

Selain itu DPC Partai GERINDRA Kota Kediri juga ikut mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran covid-19. Salah satunya yakni memberikan bantuan sosial serta menyediakan mobil ambulan milik partai yang setiap saat bisa digunakan untuk membantu tim medis saat penanganan covid-19. 

"Kita bersama kader selama ini juga saling berbagi khususnya memberikan bantuan untuk warga isoman. Dan juga ambulan milik partai juga siap setiap saat digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan penanganan covid-19," tegasnya. 

Doa bersama dan peresmian kantor DPC Partai GERINDRA Kota Kediri tersebut diikuti para pengurus partai dan menghadirkan Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab), Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri Gus Rizmi, dan Gus Navik dari Ponpes Roudlotul Ulum Kencong Kediri. Can