Bu Risma akan Sodorkan Calon dari Birokrat

Surrokim Abdussalam Peneliti Surabaya Survey Center (SSC)

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejauh ini, saya melihat, calon dari PDIP untuk Pilwali masih dalam "dark zone". Hal ini dikarenakan publik tidak mendapat sinyal yang jelas dari DPP PDIP, sementara calon dari PDIP sangat bergantung pada rekomendasi DPP PDIP.

Akan tetapi, saya masih yakin hanya calon yang kuat akses baik ke atas maupun ke bawah yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP. Karena PDIP jelas ingin mempertahankan tradisi kemenangannya di Pilwali Surabaya.

Jadi saya meyakini bahwa faktor akses ke DPP juga menjadi variabel yang kuat dalam mendapatkan rekomendasi tersebut, namun faktor elektabilitas juga pasti akan menjadi bahan pertimbangan.

Seperti dalam masa pandemi Covid-19, calon yang digadang-gadang PDIP, baik Eri Cahyadi maupun Wishnu Sakti mempunyai "tone" cukup positif, dan keduanya juga mendapat panggung yang cukup positif.

Saya belum melakukan survei untuk bisa memastikan angka elektabilitasnya. Namun, dari pengamatan saya di media saya pikir keduanya menjadi kandidat yang layak dipertimbangkan dari perekrutan kandidat sumber calon lokal, selain sumber calon dari nasional.

Elektabilitas seharusnya menjadi pertimbangan dominan jika ingin memenangkan kontestasi Pilwali Surabaya, apalagi dipilih melalui pemilihan langsung. Maka dari itu, elektabilitas calon harus benar-benar kuat dan trend-nya positif dan naik berdasarkan tracing survei.

Namun melihat swing voters dan undecided votes di Surabaya yang masih tinggi, kandidat yang diusung di Pilwali Surabaya ini seharusnya yang plus plus. Semakin banyak nilai plus semakin memiliki daya saing.

Tetapi, bila bicara kans Eri Cahyadi, memang relasi dengan Tri Rismaharini sangat kuat, namun Risma jelas akan menyesuaikan frekuensi dengan kehendak Megawati. Jika Megawati mempunyai calon sendiri yang akan diberikan rekomendasi, pasti bu Risma akan mengikuti.

Namun jika diminta saran beliau, dalam prediksi saya bu Risma akan menyodorkan calon dari birokrat dimana beliau sudah tahu track recordnya sehingga peluang birokrat anak buah bu Risma cukup kuat bisa disodorkan ke bu Mega. adt