Bikin Frustasi, Mbappe Akan Hengkang dari PSG

Kylan Mbappe. SP/ Getty Image

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kylan Mbappe membuat frustasi PSG lantaran membuat pernyataan bahwa dirinya ingin hengkang demi mendapatkan tantangan baru. Striker asal Prancis saat ini hanya memiliki 12 bulan tersisa di kontraknya. Ia juga belum meneken kontrak baru. Namun, Petinggi Parc des Princes bersikeras tak ingin menjual Kylian Mbappe, Rabu (26/6/2021).

Padahal, sebelumnya Paris Saint-Germain merasa yakin jika Mbappe bersedia untuk memperpanjang kontraknya yang akan habis pada Juni tahun 2022 mendatang, setelah tandemnya, Neymar Jr. sudah lebih dulu perpanjang kontrak.

Akibat kabar tersebut, Real Madrid dianggap sebagai klub tujuan utama Mbappe. Hanya saja kemampuan finansial El Real untuk mengesekusi transfer sang penyerang diragukan.

PSG yang tak ingin rugi bandar sejatinya rela menurunkan nilai transfer Mbappe yang awalnya mencapai 200 juta euro atau setara dengan Rp3,4 triliun.

Kini, PSG bersedia melepas penyerang berusia 22 tahun itu dengan hanya 120 hingga 150 juta euro apabila ada klub yang ingin menebusnya. Hanya di masa pandemi corona tak banyak klub yang bisa membayar transfer semahal itu.

PSG harus berjuang keras mempertahankan Kylian Mbappe di bursa transfer musim panas ini. Bukan hanya demi menjaga kekuatan tim, melainkan juga untuk mempertahankan Neymar.

Kabarnya Mbappe menunda keputusan sampai selesai bermain di Euro 2020, tapi bagaimana situasinya untuk PSG?

Masa depan Mbappe bisa jadi langsung berpengaruh terhadap masa depan Neymar. Kabarnya, Neymar mungkin ikut pergi andai Mbappe tidak meneken kntrak baru di PSG.

Sejauh ini, cukup banyak yang berminat kepada Mbappe dan klub yang paling sering dikaitkan dengannya adalah Real Madrid.

Dengan demikian, PSG mungkin harus menunggu tawaran dari Madrid agar bisa bernegosiasi terkait transfer dari Mbappe.

Saat ini, Kylian Mbappe sedang mempersiapkan diri bersama Timnas Prancis untuk menghadapi Portugal di laga terakhir Grup F Euro 2020. Dsy12