Balita di Ponorogo Tewas Tersengat Listrik

Suasana rumah duka balita yang tewas tersengat listrik

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Nahas menimpa Muhammad Abizar Alghifari (3). Balita asal Ponorogo itu meninggal dunia usai memegang kabel lampu di rumahnya di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Selasa (21/9/2021) sore. Saat kejadian korban berada di rumah bersama kedua kakaknya.

"Kejadiannya sore kemarin. Baru dilaporkan malam tadi, " ujar Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto, Rabu (22/9/2021).

Dari keterangan Nanang, korban diketahui bersama kakaknya, Farid dan Aqila. Korban sedang menunggu Aqila yang tengah berganti pakaian di ruang kamar.

"Saat menunggu itu, korban memegang dan menarik kabel lampu yang sedang menyala. Kabel tergantung di tembok kamar tersebut," jelasnya.

Saksi Farid, lanjut Nanang, sudah memperingatkan korban untuk tidak memegang lampu tersebut. Sayangnya tidak dihiraukan hingga kemudian korban jatuh dengan posisi tengkurap.

"Baik Farid maupun Aqila berteriak meminta tolong. Korban kemudian dibawa keluar oleh bapaknya untuk dibawa ke Puskesmas Jambon," tegasnya.

Korban sempat mendapat pertolongan dari petugas kesehatan di Puskesmas Jambon. Namun dinyatakan meninggal dunia tak lama setelahnya.

Dari hasil pemeriksaan, terdapat luka bakar sepanjang 1 sentimeter pada ibu jari sebelah kiri. Terdapat juga luka memar di dahi kanan atas.

"Berdasarkan keterangan saksi di TKP dan hasil lidik, serta pemeriksaan medis, korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik. Keluarga sudah menyatakan menerimanya," pungkasnya.