12 Produk UMKM Gresik Masuk Swalayan Waralaba

Bupati Gus Yani didampingi Kadiskop Agus Budiono saat melihat produk UMKM yang dijual di Indomaret.

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sedikitnya 12 produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai masuk swalayan waralaba, setelah dinyatakan lolos uji verifikasi dan kelayakan untuk diperdagangkan di sejumlah gerai Indomaret di wilayah itu.

Peluncuran tersebut secara simbolis dilakukan di gerai Indomaret di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jumat (17/09/2021).

"Ini sebagai bentuk kolaborasi antara Pemkab Gresik bersama Indomaret dan pelaku ushaa UMKM untuk menjadikan produk UMKM Gresik dapat terangkat. Ini harus terus dikembangkan," ujar Gus Yani, panggilan akbar Fandi Akhmad Yani, saat peluncuran produk tersebut.

Gus Yani mengatakan, status Kabupaten Gresik yang sudah PPKM level 1 adalah waktu yang tepat untuk melakukan pemulihan ekonomi, dimulai dari sektor UMKM.

"Ini merupakan upaya kita semua dalam rangka pemulihan ekonomi di era pandemi Covid-19. Saya sangat berterima kasih kepada Indomaret yang sudah memfasilitasi produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Gresik. Ini adalah kolaborasi bersama untuk semakin mengangkat sektor UMKM Gresik untuk dapat berkembang," jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa Pemkab Gresik juga terus melakukan berbagai upaya agar sektor ekonomi di Gresik dapat bergerak dan berkembang di masa pandemi seperti saat ini.

"Kita akan terus berupaya semaksimal mungkin agar ekonomi di Gresik dapat pulih, sehingga masyarakat tak lagi merasa khawatir. Asalkan ada kemauan dari masyarakat untuk bersama-sama bergerak dan berikhtiar, kami pemerintah Kabupaten Gresik siap dan serius untuk mendampingi," pungkasnya.

Kepala Cabang Indomaret Gresik Veronica Gratiawati menjelaskan, program ini merupakan upaya untuk mendukung pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi. Ia menyampaikan bahwa peluang bagi para pelaku usaha UMKM untuk bergabung dengan Indomaret masih terbuka lebar.

"Asalkan produk-produk UMKM tersebut sudah memenuhi kriteria yang kami terapkan. Selanjutnya harus lolos uji verifikasi, dan uji kelayakan produk," katanya.

Veronica juga menyampaikan, bahwa Indomaret selama ini menyerap tenaga kerja dari Kabupaten Gresik. Sekitar 60% tenaga kerja di Indomaret merupakan putra daerah asli Gresik. Hal ini sesuai dengan harapan Bupati Gresik.