•   Rabu, 29 Januari 2020
Pilpres 2019

Yusril, Tuding Habib Rizieq ’Raja Bohong’

( words)


Pengacara Habib Rizieq Anggap Pernyataan Yusril Permainan Politik jelang Pencoblosan Pilpres 2019

Jaka Sutrisna, Erick K, Rangga Putra
Tim Wartawan Surabaya Pagi
Polemik tentang keislaman Capres Prabowo, antara Yusril dan Habib Rizieq, berkepanjangan. Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, menunjukan bukti print out chat antara Yusril dengan Habib Rizieq. Dengan bukti yang dibeberkan kepada wartawan Kamis (4/4/2019) kemarin. Bahkan, Mantan Menteri Kehakiman ini menuding Habib Rizieq sebagai “Raja Bohong”.
"PBB tidak sedang bermain isu politik, apalagi terhadap Habib Rizieq. Namun, PBB menjawab serangan yang zalim yang diterima PBB menjelang 17 April 2019,” tegas Ketua Bidang Pemenangan PBB, Sukmo Harsono, Kamis (4/4/2019).
Sukmo menegaskan hal ini membantah pengungkapan Yusril Ihza Mahendra soal percakapan dengan Habib Rizieq Syihab tentang keislaman Prabowo Subianto sekadar mainan politik. Apalagi dikaitkan dengan Firza Husein, wanita yang pernah dekat dengan Habib Rizieq. Kini Firza menjadi klien Yusril.

Chatting melalui WhatsApp
Sukmo Harsono, kecewa sebagai sesama muslim yang seharusnya saling mendukung, tapi kini PBB balik dituding berbohong. "Sebaik-baik saudara sesama muslim adalah saling mendukung dalam perjuangan. Tetapi kenyataannya justru PBB dan ketua umumnya yang dituduh berbohong. Screenshot yang jadi alat bukti. Jadi siapa sih, yang suka tidak mengaku kalau chatting melalui WhatsApp?" tutur dia.
Polemik ini bermula pada November 2018 silam. Saat itu, ada pernyataan Yusril dalam sebuah video yang mengatakan bahwa Habib Rizieq, pernah menyatakan kepada dirinya mengenai keislaman Prabowo yang diragukan.

Kemudian, Habib Rizieq menyanggah pernyataan Yusril itu melalui video yang ditayangkan di channel Youtube Front TV pada 1 April 2019. Menurut Habib Rizieq, apa yang disampaikan oleh Yusril tidak benar.
Yusril Menyangkal
"Itu adalah bohong itu tidak benar. Jadi selama dua tahun, saya hanya pernah komunikasi dengan pak Yusril, satu kali. Itu dua tahun lalu. Dulu belum ada soal pencapresan. Belum ada koalisi," kata Habib Rizieq.
Yusril, menyangkal pernyataan Habib Rizieq. Sangkalan ini dikemukakan juga oleh Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menggelar konferensi pers khusus di Hotel Cipta Pancoran.
"Saya ingin menegaskan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya, saya membawa alat bukti yang menyatakan terjadi percakapan dan perbincangan antara Prof Yusril dan Habib yang meragukan keislaman paslon tersebut," kata Sukmo di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta, Rabu (3/4/2019).
PS Lemah tentang Islam
Di dalam konferensi pers itu, Sukmo menunjukan print out percakapan kapan antara Yusril dengan Habib Rizieq. Pada intinya, dalam chat itu, sososk dengan nama di phone book ’Habib Rizieq Syihab’ memang menyatakan kalimat yang meragukan Prabowo.
Menariknya, setelah konferensi pers itu, Yusril malah mengirimkan pernyataan tertulis kepada wartawan. Dalam pernyataan itu, Yusril turut mengirimkan screenshot percakapannya yang disebut dilakukan dengan Habib Rizieq.
"Dukungan Ijtima untuk PS harus berdampingan cawapres ulama justru karena kita tahu PS lemah tentang Islam dan Lingkarannya pun masih banyak yang ’Islamophobia’," demikian salah satu penggalan dalam percakapan tersebut.

Sebelum PBB mengadakan konferensi pers, Pengacara Habib Rizieq, Sugito, mengaku heran PBB mengaitkan bantahan kliennya tentang keraguan mengenai keislaman Prabowo Subianto dengan Firza Husein. Sugito menyebut tuduhan itu tidak berkolerasi.
Mainan Politik
"Kalau misal ada peranan Firza, itu darimana titiknya? Saya nggak ngerti. Kalau misal benar adanya komunikasi antara Yusril dengan Habib ya, itu urusan mereka. Apa urusan dengan Firza? Saya rasa nggak begitu nyambung," kata Sugito.
Advokat Sugito, menyebut isu yang diembuskan PBB merupakan bagian dari ’mainan politik’ jelang Pilpres 2019. "Yang jelas menjelang pilpres dan makin seru. Posisi Yusril kan ada di paslon 01 dan Habib Rizieq ada di paslon 02. Ini kan seperti permainan politik," jelas Sugito.
Bahkan Pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta, malah meragukan keaslian percakapan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dengan sang klien yang menyoal keislaman Prabowo Subianto. "Kembali polemik ini sudahi saja, Habib Rizieq sudah jawab dan jangan melebarkan masalah. Pilpres ini jangan klaim orang lain. Yusril unjukin bukti percakapan WA dengan Habib Rizieq. Ini mas screnshot WA-nya? Kan kasusnya Habib Rizieq kan WhatsApp, masa dia WhatsApp sih. Ah ini yang ditunjukkan WhatsApp-nya, waduh mak, saya berani jamin Pak Habib Rizieq itu nggak pernah pegang pakai WhatsApp," kata Mahendradatta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).
"Habib Rizieq itu kasusnya kan kasus WhatsApp, dia tidak akan terlalu ceroboh kalau saya bilang. Orang WhatsApp kok yang dipermasalahkan kok sekarang WhatsApp pula yang ditunjuk," sambung Mahendradatta.
Jejak Digital Mudah Dilacak
"Pengacara Rizieq minta bukti kan? Itu screenshot-nya. Rekam jejak digitalnya bisa dibuka oleh provider," kata Yusril kepada wartawan, Kamis (4/4/2019). Yusril meminta Mahendradatta mengecek tangkapan layar percakapan dirinya dengan Habib Rizieq via WhatsApp yang telah dibeberkan. Menurut dia, jejak digital itu bisa dengan mudah dilacak.

Ia mengatakan bukti percakapan itu sulit dibantah. Yusril menyebut-nyebut Habib Rizieq sebagai ’raja bohong’. "Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit untuk dibantah. Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong, ternyata dirinya adalah SI RAJA BOHONG yang sesungguhnya," tutur Yusril sebelumnya.n

Berita Populer