•   Jumat, 3 April 2020
Kriminal

YLPK: PT Citraland bisa Dituntut

( words)


SURABAYAPAGI.com - Perumahan elite Citraland Surabaya menjadi sorotan publik, lantaran sering terjadi aksi kejahatan yang membuat warga tak nyaman. Belum lagi masalah banjir yang terjadi setiap musim hujan. Padahal, warga membeli rumah di Citraland dengan harga super mahal. Warga penghuni rumah elit itu juga dipungut biaya kemanan. Karena itu, pengembang Citraland bisa dituntut. Demikian diungkapkan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim, Said Utomo dan pengamat properti Gatut Prasetyo, yang juga mantan pengurus Real Estate Indonesia (REI). Keduanya dihubungi terpisah, Senin (1/4/2019).
Menurut Said Utomo, jika di daerah Citraland itu tidak aman, maka ada sesuatu yang tidak sesuai dengan standar keamanan di sana. "Tiap minggu atau tiap bulan mereka warga Citraland misal kalau ada iuran untuk keamanan. Untuk apa iuran itu jika masih ada tindakan aksi begal? Jika memang ada masalah, maka polisi harus usut itu," ujar Said kepada Surabaya Pagi.
Warga Citraland, lanjutnya, punya hak gugat dan punya hak perlindungan untuk rasa keamanan di Citraland. Said pun menyarankan agar warga Citraland menuntut ke pengelola, biar tidak ada lagi keamanan yang mengganggu. Entah itu karena adanya kasus pembobolan atau aksi begal seperti terjadi Sabtu malam yang diungkap media.
Hal sama dinyatakan Gatut Prasetyo. Ia mengimbau kepada warga atau korban untuk melaporkan ke pihak keamanan, baik itu ke polisi lokal maupun manajemen Citraland. "Di Citraland kan sudah ada petugas kemananan, ya tinggal lapor. Biasanya ada polisi lokal," cetus Gatut.
Menurut dia, manajemen Ciraland harus meningkatkan kembali tingkat kemanan daerah tersebut. Sebab, jika dibiarkan rasa ketidakamanan itu akan berdampak pada konsumen sehingga produk properti yang dijual tidak laku.
"Jadi manajemennya harus diperbaiki supaya aman. Biar tidak berdampak pada konsumen. Dan hal itu juga tanggungjawab Pemkot dan Kepolisian," jelasnya. n

Berita Populer