Warga Gresik Terpapar Corona Tembus 200 Orang Lebih

Ilustrasi virus

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Jumlah warga Kabupaten Gresik yang terinfeksi oleh virus corona atau Covid-19 akhirnya tembus angka 200. Bahkan jumlah tepatnya mencapai 205 orang.

Hal itu sesuai update kasus virus corona yang disampaikkan Satgas Covid-19 Gresik melalui juru bicaranya, drg Saifudin Ghozali yang didampingi Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi pada Sabtu petang (6/6).

Selain itu, kabar gembira juga disampaikan dengan kesembuhan 3 pasien corona. "Hari ini juga ada penambahan 3 pasien positif sembuh. Semuanya dari Kelurahan Kebomas, Kecamatan Kebomas," ungkap Reza dalam pers rilisnya.

Sementara 6 pasien yang dinyatakan hasil swab test-nya (PCR) positif hari ini, sebanyak 3 orang berasal dari Kecamatan Manyar. Mereka adalah warga Desa Pejangganan, Desa Karangrejo dan Desa Yosowilangon.

Tiga pasien baru lainnya, masing-masing seorang dari Desa Menganti (Kecamatan Menganti), Desa Kedanyang (Kecamatan Kebomas) dan Desa Tambakrejo (Kecamatan Duduksampeyan).



Menurut hasil tracing satgas Covid-19, keenam pasien baru tersebut 1 orang berasal dari klaster Surabaya, 1 orang asal klaster Pasar Pabean, dan 4 orang dari klaster Transmisi Lokal.

Dengan perkembangan ini maka total warga Gresik yang terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China sudah mencapai 205 orang.

Dari jumlah itu sebanyak 28 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 20 orang meninggal dunia. Sisanya sebanyak 157 pasien kini masih dirawat di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. did