Wapres: Emiten Perlu Gandeng UMKM Lebih Banyak Lagi

SURABAYAPAGI.COM,Jakarta – Keinginan Wapres Ma’ruf Amin agar perusahaan terbuka menggandeng lebih banyak pelaku bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dimaksudkan karena kita tidak bisa memungkirinya. Apakah [UMKM] menjadi suplier, pemasok, atau pemasaran.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Asosiasi Emiten Indonesia Fransiscus Welirang setelah bertemu dengan Wapres Ma’ruf Amin.

Dia menuturkan saat ini jumlah anggota AEI mencapai 650 perusahaan terbuka. Menurutnya, keberadaan emiten di Indonesia membawa dampak positif, salah satunya membuka lapangan kerja untuk banyak orang.

Menurut Fransiscus, banyaknya UMKMdi Indonesia bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha di Indonesia. Ini kata dia, bersamaan dengan fokus masuknya investasi ke Indonesia

"UKM sudah ada, bagaimana meningkatkan UKM," ujarnya.

Hal sama diungkapkan Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia Samsul Hidayat. Wapres menurutnya, meminta para emiten lebih banyak melibatkan UMKM sebagai partner bisnis. Sebab, kata Samsul, Kiai Ma’ruf menilai 98 persen pelaku bisnis adalah UMKM.

"Karena beliau, wakil presiden meminta agar emiten banyak melibatkan UKM dalam kegiatan bisnis, baik pengembangan bisnis emitennya sendiri maupun UKM menjadi lebih besar," ujar Samsul.

Selain itu, fokus Pemerintah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah juga menjadi pesan yang disampaikan Kiai Ma’ruf kepada Asosiasi Emiten Indonesia. Kiai Ma’ruf berharap agar pasar modal lebih banyak meningkatkan kegiatan berbasis syariah.

Samsul pun memastikan dukungan Asosiasi Emiten Indonesia terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Menurutnya, sudah banyak anggota dari emiten masuk daftar efek syariah.