•   Selasa, 18 Februari 2020
Surabaya

Wali Kota Soroti Penanganan Kebakaran

( words)
Suasana Kawasan padat penduduk yang terbakar di kawasan Kapasan Dalam. (Foto: SP/DIMAS)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca kebakaran di kampung Kapasan Dalam Gang I, Wali Kota Surabaya menyoroti adanya kendala dalam penanganan kebakaran. Seperti penataan parkir di kawasan perkampungan padat, penataan lampu penerangan kampung dan banyaknya kabel listrik yang menjuntai rendah yang dinilai dapat membahayakan karena rawan konslet.
Kesibukan petugas Pemkot Surabaya bersama warga di kampung Kapasan Dalam Gang I, Kota Surabaya, Minggu (9/12), pasca kebakaran, masih berlanjut. Petugas dan warga saling bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan di 17 bangunan yang hangus dilahap si jago merah, Sabtu (8/12) malam.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga sudah bergeser dari lokasi kebakaran usai meninjau rumah korban, berdialog dengan korban dan keluarga, serta meninjau lokasi kampung padat yang berlokasi di belakang klenteng Boen Bio Kapasan tersebut. Risma juga mengadakan rapat terbatas di lokasi guna menginstruksi sejumlah perbaikan di kampung ini sebagai antisipasi agar tidak ada kebakaran lagi di waktu mendatang.
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M Fikser mengatakan Risma memberikan sejumlah arahan khusus usai meninjau kampung kapasan dalam ini. Pertama masalah penataan kawasan parkir di kawasan perkampungan padat. Kondisi ini membuat mobil PMK mengalami kesulitan saat hendak memadamkan kobaran api. "Bu Risma meminta parkirnya ditata. Sebab kalau malam, ada musibah kebakaran, mobil PMK kesulitan masuk ke gang gara-gara ada mobil parkir di gang," kata Fikser yang ditemui di lapangan.
Tidak hanya itu, Risma juga meminta hari ini ada penataan lampu penerangan kampung. Di kampung ini kabel lampu jalan kampung semrawut dan rawan konslet. Sejumlah kabel listrik juga banyak yang menjuntai rendah dikhawatirkan bisa membahayakan terutama di musim hujan semacam ini. "Ibu meminta agar kabel-kabelnya warga dirapikan. Dan lampu PJU nya akan diganti dari Pemkot semua," kata Fikser.
Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau juga akan memasang PJU yang aman di kampung padat Kapasan Dalam. Dengan harapan penataan kampung padar bisa aman dan tidak membahayan warga. Tidak hanya itu, Fikser mengatakan, Risma juga meminta agar ada pembangunan tandon air. Rencananya kan sisi lapangan basket, di tengah kampung. "Siang ini Bu Risma ingin siang ini juga ada rapat bersama semua anggota PMK di Surabaya. Untuk melakukan evaluasi kendala di lapangan saat pemadaman kebakaran," pungkasnya.

Berita Populer