•   Kamis, 2 April 2020
Peristiwa Nusantara

Wakil Ketua MPR Sebut Asing Adu Domba Bangsa

( words)
Mahyudin, Wakil Ketua MPR RI. Foto: SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengatakan terdapat dua tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini. Kedua isu itu adalah perpecahan dan korupsi. "Tantangan besar negara kita saat ini, perpecahan dan korupsi, ini bahaya," ujar Mahyudin yang juga politisi Golkar ini.
Mahyudin menjelaskan negara ini pernah diadu domba saat masa penjajahan, namun saat ini politik adu domba kembali terulang. Bedanya, pecah belah lewat media sosial. "Kini kembali, asing mau mengadu domba melalui medsos," kata Mahyudin.
Selain itu, menurutnya, Indonesia juga dihantam kasus korupsi oleh banyak sekali pejabat negara. "Darurat korupsi ini miris. Di Republik ini, hampir semua orang ditangkap KPK. Menteri, gubernur, bupati, Ketua DPR, DPD RI, DPRD, bahkan camat dan kades juga ada," kata dia.
Penyebab korupsi, lanjut Mahyudin, salah satunya karena ongkos demokrasi di Indonesia berbiaya mahal. "Pilpres seperti sekarang, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia mencapai 800 ribu, misal satu saksi Rp 100 ribu sudah habis berapa? Itu baru saksi, belum baliho, uang pertemuan dan timses," kata dia.
Ia menilai biaya saksi lebih baik dibayarkan oleh penyelenggara, agar politik uang dapat dihindari. Meski demikian, korupsi dan politik uang tetap bisa dihindari "Menjelang pemilu 2019 nanti, kami mengajak masyarakat khususnya yang ada di Kalimantan Tengah untuk tidak terlibat dalam money politic (politik uang) yang mengakibatkan politik berbiaya tinggi dan berujung pada korupsi," tandas Mahyudin. [ded]

Berita Populer