Vanessa Terancam Jadi Tersangka Prostitusi Online

SURABAYAPAGI.com - Nasib artis Vanessa Angel kini di ujung tanduk dalam kasus prostitusi online setelah ditinggalkan 2 pengacara dan sahabatnya, Jane Shalimar.

Vanessa Angel terancam menjadi tersangka dalam kasus prostitusi online, setelah penyidik Polda Jatim membeberkan fakta-fakta terbaru.

Vanessa Angel kembali ditinggal tim pengacara yang sempat menangani kasus prostitusi oline artis FTV yang sedang ditangani Polda Jatim. Pengacara yang berada di Surabaya, Guntual Laremba memilih mundur sebagai kuasa hukum Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online.

Alasan pengacara Vanessa Angel mengundurkan diri karena menganggap keterangan yang diberikan sahabat Jane Shalimar itu tidak sesuai fakta yang ada. Keterangan Vanessa Angel yang dianggap tidak sesuai fakta yakni terkait temuan aliran dana yang diungkap oleh penyidik Polda Jatim.

Diketahui, Vanessa Angel telah terbukti telah mendapatkan kiriman uang transfer kepada dua muncikari yang kini telah menjadi tersangka kasus prostitusi online.

Minggu (13/1/2019), Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menginformasikan bahwa Vanessa Angel telah mendapat kiriman transfer sebanyak 15 kali dari muncikari ES.

Uang yang diterima Vanessa Angel dari muncikari sudah berlangsung selama 1 Januari 2018 hingga 5 Januari 2019.

Tim kuasa hukum Vanessa Angel mengungkapkan artisnya telah membantah temuan aliran dana tersebut. "Ternyata begitu (Vanessa) kembali ke Jakarta, itu semua dibantah," terang mantan tim kuasa hukum Vanessa Angel, Guntual Laremba, Minggu (13/1/2019).

Diungkapkannya, Vanessa Angel membantah terlibat prostitusi online dan meminta kuasa hukumnya untuk meluruskan.

Namun, ketika tim kuasa hukum melakukan koordinasi dengan yang ada di Jakarta, ia menganggap informasi yang diberikan Vanessa Angel berbeda dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Karena melihat fakta yang ada, tim pengacara Vanessa Angel akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri. Pihaknya tidak ingin menyampaikan informasi yang tidak sesuai fakta karena harus mempertanggungjawabkan pernyataannya.

"Karena kami merasa telah diberi informasi yang tidak sesuai, atau yang berbalik, ya kami merasa bertanggungjawab kalau ini berlanjut, Karena itu, berdasarkan kesepakatan, kami memutuskan untuk mundur," ujar Guntual.

Sebelum menggandeng Guntual Laremba sebagai kuasa hukumnya, Vanessa Angel lebih dulu didampingi oleh pengacara Muhammad Zakir Rasyidin. Namun, Zakir memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengacara Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online.

Hal yang menjadi alasan Zakir untuk mengundurkan diri yakni sikap Vanessa Angel yang dianggapnya telah membenturkan dirinya dengan pihak polisian.

Jane Shalimar Tagih ATM ke Vanessa Angel
Sementara itu, setelah perlakuan buruk Vanessa Angel yang diduga terlibat kasus prostitusi online, Jane Shalimar ogah berhubungan lagi dan meminta kartu ATM-nya dikembalikan.

Jane Shalimar mengaku membantu Vanessa Angel setelah ditangkap dalam kasus prostitusi online karena sudah dianggap sebagai adik sendiri dan memberikan kartu ATM untuk bantuan finansial.

Kala itu, Vanessa Angel mengaku pada Jane Shalimar tidak memegang uang tunai, kala diduga terciduk kasus prostitusi online. Polisi menciduk Vanessa Angel saat berhubungan badan dengan pria di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (5/1/2019).

Saat artis FTV itu terjerat kasus Jane Shalimar segera ke Surabaya bahkan menyiapkan pengacara untuk membelanya.

Namun, balasan Vanessa Angel membuat hati Jane Shalimarremuk dan bukan main kecewa. Beberapa waktu lalu, Jane Shalimar menggelar konferensi pers tanpa seizin pihak Vanessa Angel.

Apalagi, pernyataan kuasa hukum yang dipilih Jane Shalimar ini dibantah keras oleh pihak Polda Jatim.

"Ketika sudah melakukan yang semaksimal mungkin dan dengan ketulusan dan keikhlasan, setelah semua sudah dilakukan seperti kemauannya, lalu tiba-tiba diputar balikkan seolah-olah kita yang mencari panggung. Saya hanya bisa bilang astaghfirullahaladzim," tulis Jane Shalimar.

Bukan hanya itu, publik juga menilai Jane Shalimar tidak tulus dalam membantu Vanessa Angel dan hanya ingin mencari muka belaka. "Biarlah Allah SWT sebaik-baiknya penilai dan yang maha mengetahui apa yang saya rasakan.

Terima kasih, atas semua balasan ini, saya akan selalu mendoakan yang terbaik dari yang baik untukmu, dan semoga ke depannya kamu menjadi lebih dewasa dari sebelumnya," tulis Jane Shalimar, Rabu (9/1/2019).

Akibatnya, Jane Shalimar pun menghapus foto-fotonya saat bersama Vanessa Angel akibat sakit hati tersebut. Kini, Jane Shalimar pun meminta Vanessa Angel untuk mengembalikan kartu ATM yang dipinjaminya.

Menurut Jane Shalimar, saat digerebek tersebut, Vanessa Angel mengaku tak memegang uang sepeser pun. Karena atas rasa belas kasihan, Jane Shalimar pun memberikan kartu ATM-nya pada Vanessa Angel.

"Kartu ATM saya juga masih dia bawa, saya kasih tahu nomer PIN-nya dan ini nomer rekeningnya. Karena dia katanya nggak bawa uang cash,” ujar Jane Shalimar, Minggu (13/1/2019).

Tapi kini, semua jaringan komunikasi Jane Shalimar ini sudah diblokir oleh pihak Vanessa Angel. Maka dari itu, lewat tayangan televisi, Jane Shalimar minta Vanessa Angel mengembalikan kartu ATM-nya.

Jika Vanessa Angel tak mau bertemu dengannya, Jane Shalimarpun minta agar kartu ATM tersebut dikirim lewat ojek online.

"Oh saya minta tolong lah, karena saya gak bisa contact mereka, tolong kartu ATM saya yang masih ada sama Eca, dikirim aja pake ojek online saja, atau gak dititip ke kantor bang Zakir saja lewat paket," tutur Jane Shalimar.

Bukan tanpa alasan, Jane Shalimar bersikeras agar Vanessa Angel mengembalikan ATM miliknya. Hal itu karena Jane Shalimar sedang membutuhkan uang yang semuanya ada di dalam ARTM yang dipinjamkan kepada Vanessa Angel.

"Saya perlu kartunya soalnya," tutur Jane Shalimar lagi.

Tak hanya itu, ATM milik Jane Shalimar yang dipinjamkan kepadaVanessa Angel ini pun turut diperiksa oleh polisi guna mengumpulkan bukti atas kasus prostitusi. Kemudian, Jane Shalimar lantang bertanya apa yang ada di otak sahabatnya, Vanessa Angel.

Pasalnya, setelah digerebek tersebut, Jane Shalimar mebelikan baju baru hingga peralatan mandi baru. “Apa semua yang saya lakukan nggak ada yang nempel di otak dia? Saya beliin Vanessa alat mandi sampai beliin bajunya," ungkap Jane Shalimar lagi.

Kini, Jane Shalimar pun menegaskan bahwa dirinya tak mau lagi berurusan dengan pihak Vanessa Angel. "Saya gak mau lagi deh berurusan dengan mereka," tandas Jane Shalimar.

Vanessa Angel minta maaf sambil menampakkan wajah serius, Vanessa Angel menyebut bahwa Jane Shalimar adalah sosok yang tulus membantu dirinya. "Saya mau ngucapin terima kasih terutama buat kak Jane. Atas segala kerendahan hati dan ketulusannya untuk membantu aku," ujar Vanessa Angel, Kamis (10/1/2019).

Lebih lanjut, Vanessa Angel menyebut bahwa dirinya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung Jane Shalimar sama sekali. Ucapan tersebut seolah menjadi jawaban soal Vanessa Angel yang mencampakkan Jane Shalimar begitu saja.

Melalui konferensi pers itu pula, Vanessa Angel menungkap bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada Jane Shalimar.

"Sama sekali aku enggak ada maksud untuk menyinggung atau tidak rasa berterima kasih. Justru kak Jane yang ada di sebelah aku, yang tahu kondisi aku seperti apa. Trus memberikan support moril untuk aku," imbuh Vanessa Angel.

Milano, kuasa hukum Vanessa Angel, menyebut pihaknya tak menganggap Jane Shalimar mencari panggung atas proses hukum kliennya yang diduga terlibat prostitusi online.

Mereka justru berterima kasih, terhadap bantuan yang diberikanJane Shalimar kepada Vanessa Angel.

“Pertama, terkait dengan pernyataan Mbak Jane Shalimar. Di sini kami menyatakan bahwa kami tidak pernah, pihak manajemen tidak pernah mengatakan bahwa mbak Jane Shalimar mencari panggung di atas ini,” kata Milano dalam jumpa pers di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019).

Milano menyebut, pihaknya berterima kasih atas bantuan yang diberikan Jane Shalimar kepada Vanessa Angel. Selama menjalani proses hukum, Jane Shalimar telah memberikan bantuan dan dukungan moril untuk Vanessa Angel.

Ditemui secara terpisah, Jane Shalimar pun turut menanggapi sikap Vanessa Angel yang kini berbalik menjauhinya.

Dilansir dari channel Youtube beepdo.com, Jane Shalimar menyebut bahwa dirinya hanya kecewa, tidak sampai pada sakit hati. Kekecewaan Jane Shalimar itu berasal dari sikap Vanessa Angelyang kini seolah acuh padanya.

Padahal diakui Jane Shalimar, dirinya telah memberikan perhatian dan kasih sayang untuk sang sahabat. "Saya sih kecewa, sakit hati sih enggak. Yang saya lakukan untuk dia ini enggak main-main. Benar-benar dari hati dengan kasih sayang. Kok dia tidak melihat itu sih ?" ujar Jane Shalimar.

Vanessa Angel saat memberikan keterangan di Polda Jatim, beberapa hari lalu. Vanessa Angel akhirnya mengaku bersalah.

Vanessa Terancam Jadi Tersangka
Artis Vanessa Angel yang kini menjadi saksi dalam dugaan kasus prostitusi artis, disebut-sebut telah 15 kali mendapat booking melalui tersangka mucikari, Endang Suhartini alias Siska dan Tantri. Booking 15 kali itu terhitung dalam kurun waktu setahun, yakni mulai awal 2018.

Informasi sementara ini, kata Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, berdasarkan data otentik penelusuran tim digital forensik.

Dari penelusuran itu, Vanessa menerima transfer uang sebanyak 15 kali dari Endang Suhartini. Sementara Vanessa juga mentransfer uang sebanyak delapan kali. "Kami akan mendalami transaksi yang bersangkutan sekaligus menghadirkan artis lainnya sebagai saksi untuk kepentingan penyidikan dua mucikari prostitusi," jelasnya.

Yusep Gunawan memaparkan pihaknya akan memeriksa kembali konten-konten mengenai transaksi elektronik mulai dari percakapan komunikasi maupun transaksi tarif prostitusi hingga transfer. "Penyidikan ini didukung data akurat yang kuat untuk mengungkapprostitusi online," pungkasnya.

Dengan informasi ini, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Magera, menyebut bahwa Vanessa Angel berpotensi jadi tersangka.

"Status yang bersangkutan bisa ditingkatkan sebagai tersangka jika terbukti mendapat penghasilan secara rutin dari prostitusi," jelasnya. (*)