•   Rabu, 23 Oktober 2019
SGML

Usai Orasi Politik, Prabowo Asyik Mainkan Kendang Karawitan

( words)
Prabowo Subianto saat ikut menabuh kendang karawitan milik Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


Dua Lagu Berjudul Ojo Diperoki dan Perahu Layar Hipnotis Santri dan Juga Kader Gerindra

SURABAYA PAGI, Lamongan – Ketum Gerindra yang juga calon presiden Prabowo Subianto Djojohadikusumo, ternyata tidak hanya sebagai tokoh politik, pria mantan Komandan Kopassus ini teryata jago bermain kendang. Itu diperlihatkan saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Sunan Drajat, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur, Sabtu (5/5/2018).
Seusai melakukan orasi politik dihadapan ribuan kader, santri dan simpatisannya, ia turun podium tidak langsung kembali ke tempat duduknya, malah tiba-tiba berjalan ke arah para pemain karawitan kelompok Joyo Samudero milik Pondok Pesantren Sunan Drajat, yang memang ditampilkan untuk menghibur para undangan yang hadir.
Prabowo pun lantas menuju salah satu kendang dan duduk bersila untuk bermain kendang bersama kelompok karawitan Joyo Samudero. Sontak, aksinya mendapat applaus dari semua yang hadir.
“Saya kira tadi mau nyanyi. Kita baru tahu hari ini tadi, ternyata jago gendang Pak Prabowo,” kata Pelatih kelompok karawitan Joyo Samudero, Purwo Suleksono, di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran kepada wartawan yang mewawancarainya.
Bermain kendang bersama kelompok karawitan milik Pondok Pesantren Sunan Drajat ini, Prabowo diajak membawakan gending-gending jawa. “Tadi judulnya Ojo Diperoki dan Perahu Layar,” ucapnya.
Menurut Purwo Suleksono, tabuhan-tabuhan dari Prabowo, sesuai dengan nada yang dimainkan para pemain karawitan kelompok Joyo Samudero. “Duet sama anak-anak. Nabuhnya juga sesuai dengan anak-anak,” ujarnya.
Bermain bareng dengan calon presiden, dikatakan Purwo Suleksono, para pemain karawitan kelompok Joyo Samudero, ternyata tidak grogi atau gugup sama sekali. “Gak grogi tapi ada suasana lain. Kita banggga,” tutur Purwo Suleksono.
Lebih lanjut Ia mengaku, kelompok karawitan Joyo Samudero telah sering tampil di berbagai even di wilayan Jawa Timur. “Kita sering main di Gresik, Tuban, Bojonegoro,” katanya.
Gending-gending jawa yang dimainkan kelompok karawitan Joyo Samudero, dikatakannya, memasukkan unsur-unsur Islam dan terdapat unsur dakwah di dalamnya. “Penabuhnya anak-anak.pondok semua. Gending-gending jawa, kreativitas anak santri juga,” ucapnya sambil menyebutkan kalau karawitanya ini sudah sering tampil dibeberapa daerah. jir

Berita Populer