•   Selasa, 18 Februari 2020
PERISTIWA

Unik! Sosialisasi Lalu Lintas di Jombang Gunakan Wayang Kulit

( words)
Pertunjukan wayang kulit yang digelar di sejumlah persimpangan jalan di Kota Jombang


SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menarik simpati para pengguna jalan agar mendengarkan imbauan tentang peraturan lalu lintas bukanlah perkara mudah. Untuk itu, polisi menggunakan pendekatan lain, yaitu dengan menggelar pertunjukan wayang kulit.

Pertunjukan wayang kulit ini digelar di sejumlah persimpangan jalan di Kota Jombang. Salah satunya di simpang 4 Kebonrojo, Jalan Wahid Hasyim, Jombang.

Saat lampu traffic light (TL) menyala merah, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Jombang Ipda Sartono memainkan perannya sebagai dalang.

Dengan blangkon di kepala, polisi bersabuk putih ini nampak piawai memainkan tokoh wayang kulit Gareng di hadapan para pengguna jalan. Sosok Gareng yang digambarkan tengah mengendarai sepeda motor itu mencoba menyampaikan banyak hal terkait keselamatan di jalan raya.

Di antaranya bahaya menggunakan ponsel saat berkendara, pentingnya memakai helm, pengetahuan tentang rambu lalu lintas, hingga yang terbaru larangan belok kiri di persimpangan tanpa rambu tambahan.

"Ini dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018. Kami gunakan media wayang kulit untuk menarik masyarakat agar memperhatikan banyak hal yang kami sampaikan," kata Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana kepada wartawan di lokasi, Jumat (9/3/2018).

Wayang Kulit Lalu Lintas (Wakultas), begitulah sebutannya. Melihat akrabnya wayang kulit di tengah masyarakat Jawa Timur, Polres Jombang merasa kesenian ini menjadi media yang lebih efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas.

"Kami harapkan bisa menyampaikan pesan-pesan lebih efektif terkait pentingnya keselamatan di jalan. Bahwa di jalan itu bukan main-main. Banyak aturan dan etika untuk keselamatan masyarakat," terangnya.

Wakultas yang disuguhkan polisi ini sukses menarik perhatian para pengguna jalan di simpang 4 Kebonrojo. Mereka nampak antusias menyimak imbauan-imbauan yang dilontarkan petugas. Tak sedikit yang tersenyum melihat tingkah lucu tokoh Gareng.

"Ini (Wakultas, red) cara yang unik. Saya jadi menyimak apa yang disampaikan pak polisi tadi," ungkap Rony Suhartono, salah seorang pengguna jalan. (dtk/02)

Berita Populer