•   Senin, 27 Januari 2020
TapalKuda

Ujian Berbasis Android, Terobosan Baru SMK 5 Muhammadiyah Jember

( words)
Murid-murid SMK 5 Muhammadiyah Jember saat melaksanakan Ujian Tengah Semester, (UTS) berbasis Android. (SP/ANDIK)


SURABAYAPAGI.com, Jember - SMK 5 Muhamadiyah Jember atau biasa di sebut SMK Mulia membuat terobosan baru di dunia Pendidikan. Terobosan tersebut berbentuk ujian mengunakan sebuah Smartphone atau HP Android. Salah seorang pendidik bernama Safrizal M Arifin, S.pd.I saat ditemui di ruang kelas saat ujian berlangsung memberikan keterangan terkait penggunaan ujian berbasis android. "Kami bersama dewan guru lain mengunakan aplikasi ujian android karena selain mudah digunakan juga anak didik tidak begitu asing dengan namanya android dan juga mereka semua sangat paham pengunaanya. Maka dari situlah kami membuat terobosan ini agar supaya ke depan siswa siswi lebih paham pemanfaatan teknologi," katanya. Waka Kurikulum menambahkan jika pelaksanaan ujian tengah semester berbasis Android ini baru pertama kali ini dilakukan. Mesti baru pertama kali namun pihaknya telah mengantisipasi berbagai kecurangan. "Untuk menyikapi kecurangan anak didik pihaknya juga telah mengacak soal ataupun jawaban para siswa siswi. Walaupun duduknya berdekatan akan tetapi soal beda dan jawaban abjab A-E juga beda," ujarnya. Ia menambahkan hal itu dilakukan agar pengawasan lebih efektif, "tiap siswa setelah 45 menit melakukan ujian langsung keluar dan bisa diumumkan kepada para siswa ataupun siswi," pungkasnya. Pelaksanaan UTS berbasis android ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 10 dan 11 dengan 3 jurusan berbeda seperti yaitu Tehnik Komputer Jaringan (TKJ), Teknologi Pengolahan Hasil (TPHP), pertanian), dan Teknik Sepeda Motor (TSM). Salah seorang siswa kelas 11 bernama Mohamad Reza Ruti Pranata yang mengambil jurusan TSM mengungkapkan jika ia bersyukur atas diberlakukannya ujian berbasis android di sekolahnya. "Dalam sekolah kami membawa HP boleh namun dalam aturan yang berlaku, penggunanya juga pada jam tertentu seperti jam istrahat saja. Dan ketika sekolah melakukan terobosan ujian berbasis Android ini kita sangat beruntung dan bersyukur selain lebih ringkas juga tidak ada contek-menyontek dan tidak menggunakan kertas lagi. Cara kerjanya juga sangat mudah, selain itu nilai ujian setelah selesai mengerjakan durasi 45 menit setelah 1 menit sebelumnya nilai bisa langsung tahu para siswa," tuturnya. Hal senada juga di ucapkan siswi kelas 11 Dewi Permata Sari, "kami bersyukur karena ujian ini, karena kita semua sudah tidak asing yang namanya android ataupun smartphone dan saya pribadi sangat terbantu dengan terobosan ujian berbasis android ini," terangnya. Keamanan ujian berbasis Android ini sangat terjaga karena waktu mengerjakan bisa dipantau melalui server utama dan siswa-siswi tidak akan bisa membuka aplikasi lain saat ujian karena secara sistematis sudah terprotek dengan baik dan ketika siswa-siswi melakukan login setiap mata pelajaran baru semua berubah seketika tergantung mata pelajaran yang diujikan.ndik

Berita Populer