•   Jumat, 3 April 2020
Peristiwa Nasional

Tugas Bertambah, Deputi Ikut Bertambah

( words)
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Setelah resmi ditunjuk kembali sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman oleh Jokowi pagi ini, luhut langsung tiba di kantornya.

Dikantornya para pegawai Kemenko Kemaritiman langsung menyambut sang Menteri tersebut. Ia pun menyampaikan beberapa wejangan kepada pegawai-pegawainya tersebut mengingat tugas Kemenko Kemaritiman ditambah dengan bidang investasi.

"Banyak kerjanya Pak Ridwan (Deputi Infrastruktur) di sini, karena bicara infrastruktur dan sebagainya. Jadi saudara-saudara akan punya area pekerjaan yang lebih luas. Kita harus lebih kompak," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Luhut mengungkapkan, sejalan dengan tugasnya bertambah menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, maka deputi dalam kementeriannya perlu ditambah.

"Saya kira akan ada penambahan deputi, dan ada beberapa kementerian lagi yang masuk di kita. Kalau saya tidak keliru ada 6-7 kementerian di sini," jelas Luhut.

"Di Menko itu punya kewenangan mengkoordinasikan, mengendalikan, dan memiliki hak veto kepada kebijakan2 kementerian yang bertentangan dengan kebijakan yang diambil dalam rapat tingkat kemenko. Jadi saya pikir plan kita banyak," terangnya.

Luhut mengatakan, ada beberapa agenda yang menantinya sesuai arahan dari Jokowi. Salah satunya penerapan bahan bakar B20 dan B30. Untuk regulasi mengenai bahan bakar B20 sudah ia keluarkan dengan bentuk peraturan menteri (permen) ketika ia menjadi Pelaksana tugas (Plt) Menteri ESDM tahun 2016.

"Karena B20 ini waktu saya Menteri ESDM saya sudah keluarkan permennya itu tapi tidak dilaksanakan. Padahal sekarang baru dilaksanakan sampai satu tahun, itu efisiensi dalam penggunaan energi kita sudah hampir 25% pada September kemarin. Jadi kalau kita bikin 30% tahun depan saya kira sesuai permintaan Bapak Presiden, kita mungkin bisa sampai ke 50% atau lebih kalau benar pelaksanannya," urai dia.

Berita Populer