•   Senin, 27 Januari 2020
Internasional

Trump Singkirkan India dan Turki

( words)
Presiden Amerika Donald Trump


SURABAYAPAGI.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump minggu ini membuka babak baru dalam “perang dagang“-nya, dengan langkah terbarunya untuk menyingkirkan India dan Turki dari sistem impor bebas bea, Generalized System of Preferences (GSP).
Di bawah GSP, negara yang memenuhi syarat dapat menjual produk tertentu ke pasar Amerika tanpa menghadapi tarif impor apa pun. Berita itu datang sebagai kejutan buruk bagi Turki, yang perekonomiannya yang rentan semakin tergantung pada pendapatan ekspor, mengingat permintaan domestik yang terus melemah.
Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan bahwa Washington bermaksud untuk mengakhiri penunjukan India dan Turki sebagai negara berkembang penerima program GSP, karena mereka tidak lagi mematuhi kriteria kelayakan menurut undang-undang.
Mereka mengatakan bahwa Turki—setelah ditunjuk sebagai penerima GSP pada tahun 1975—mereka telah menunjukkan “tingkat perkembangan ekonomi yang lebih tinggi,” yang berarti Turki dapat lulus dari program tersebut.
Langkah AS itu datang hanya dua minggu setelah Presiden Turki Recep Erdogan menjadi tuan rumah penasihat senior Trump dan menantu lelakinya, Jared Kushner, di istananya di Ankara bersama menantunya sendiri, Menteri Keuangan Berat Albayrak.
Setelah pertemuan bersama itu, menantu laki-laki itu mengadakan pembicaraan terpisah untuk membahas hubungan ekonomi antara kedua negara.
Pihak Turki tampaknya cukup puas dengan pembicaraan tersebut, ketika Albayrak men-tweet setelah pertemuan tersebut: “Dalam pertemuan head-to-head dengan Kushner, kami membahas langkah-langkah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua negara kami.”
Jelas bahwa Turki tidak mengira Presiden Trump akan mengambil langkah ini.

Berita Populer