•   Rabu, 26 Februari 2020
Peristiwa Internasional

Trump Kirim Surat Kemarahan

( words)
Donald John Trump adalah pebisnis, tokoh televisi realita, politikus, dan Presiden Amerika Serikat ke-45. Sejak 1971


SURABAYAPAGI.COM,- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Selasa mengirim surat yang penuh kemarahan kepada Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Dalam surat setebal enam halaman tersebut, menyatakan upaya pemakzulan terhadap dirinya merupakan tindakan kudeta partisan yang ilegal.

Surat Trump itu dikirim ketika DPR AS bersip memulai proses pemakzulan resmi kepada Trump pada hari Rabu (18/12/2019) waktu AS.

Dalam surat penuh kemarahan yang ditujukan kepada Pelosi, Trump menuduh si Ketua DPR AS "mengumumkan perang terhadap demokrasi".

"Engkau telah merendahkan dengan menganggap penting sebuah kata yang jahat, pemakzulan!" tulis presiden 73 tahun itu. Dalam surat sepanjang enam halaman itu dilansir BBC Selasa (17/12/2019), Trump mengkritik proses maupun terhadap Pelosi. Dia mengklaim telah "dicabut dari proses dasar Konstitusi AS melalui pemakzulannya", dengan haknya untuk menyajikan bukti disanggah.

"Proses yang lebih adil diberikan kepada mereka yang dituduh sebagai penyihir dalam pengadilan di Salem," katanya. Klaim itu langsung dibantah Wali Kota Salem, Kim Driscoll, melalui kicauannya di Twitter di mana dia meminta Trump membaca sejarah.

Dia menyatakan, peristiwa pengadilan penyihir Salem yang terjadi 1692 silam adalah korban tak bisa menyajikan bukti, dan tak punya kekuasaan. "Karena itu dia digantung. Sementara pemakzulan 2019 si pelaku adalah orang berkuasa dengan bukti bisa disajikan," katanya.

Berita Populer