Tribute to Pak Ci, Doa Bersama dan Tabur Bunga

Masih dalam suasana suka, Universitas Ciputra Surabaya pada Jumat (28/11/2019) menggelar acara doa bersama, penulisan kesan pada pada dinding kanvas, serta penyematan bunga. Acara ini dihadiri oleh seluruh alumni, dosen, serta civitas akademika di Plaza UC. Sambutan dibuka oleh Rektor Universitas Ciputra, Ir. Yohannes Somawiharja, M.Sc.
Wartawan SurabayaPagi, Indra

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Kedukaan kehilangan sosok Ciputra juga dirasakan sampai Surabaya.Tim Humas Universitas Ciputra, Nadya mengatakan, acara doa bersama dan tabu bunga, baru pertama kalinya digelar karena yang meninggal adalah Ir. Ciputra selaku Founder UC.

"Ini pertama kali sih bikin acara seperti ini. Sebelum-sebelumnya nggak. Tapi mungkin kalau keluarganya Pak Ci akan dibuat seperti ini juga," kata Nadya.

Doa bersama ini berjalan sekitar 30 menit. Kemudian dilanjutkan dengan penulisan kesan terhadap mendiang ir. Ciputra pada dinding sepenjang 100 meter. Berbagai luapan perasaan dan kenangan dari seluruh yang hadir tertuang dalam coret-coretan spidol.

Direktur Akademik Universitas Ciputra, Prof. Jenny L. Setiawan mengatakan, acara ini tidak semata-mata menunjukkan kalau kita merasa kehilangan sosok Pak Ci.

"Jadi ada misi besar yang harus dilanjutkan yakni bahwa Pak Ci sudah memulai perjuangannya menciptakan begitu banyak enterpreneur bagi bangsa ini," ujarnya.

**foto**

Sementara itu Yohannes selaku Rektor UC mengatakan rasa duka atas kepergian Pak Ci. "Pada saat yang sama kami ingin merayakan impian dan usaha-usaha yang telah Pak Ci lakukan di dunia pendidikan terutama untuk bangsa Indonesia," katanya.

Tak hanya mengenang Ciputra dalam rangkaian doa saja, para mahasiswa dan jajaran dosen yang hadir juga melakukan penyematan bunga secara sama-sama di Corepreneur UC.

Sebelumnya, pendiri sekaligus pemilik Ciputra Group, Ciputra atau Tjie Tjin Hoan meninggal dunia di Singapura pada Rabu (27/11/2019). Pengusaha properti tersebut menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 01.05 waktu Singapura di usia 88 tahun.Jenazah pengusaha nasional Ciputra akan dimakamkan di Jonggol, Jawa Barat pada 5 Desember 2019 mendatang. Ciputra akan dimakamkan di makam keluarga.

Sebelum dimakamkan, jenazah Ciputra sampai saat ini masih disemayamkan di Ciputra Artpreneur lantai 11, Ciputra World 1, Jakarta Selatan.

**foto**

Direktur Independen PT Ciputra Development Tbk, Tulus Santoso Brotosiswoyo mengungkapkan duka yang mendalam yang dirasakan oleh segenap jaran Ciputra Group.

"Kami (semua) keluarga besar Ciputra Group mengucapkan turut berduka yang mendalam," ujarnya melalui pesan singkat.

"Kami mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini," kata Tulus.

Ungkapan haru juga diungkapkan mantan capres Sandiaga Uno yang juga pengusaha sukses.

Menurut Sandi, sosok Ciputra mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda agar bisa melahirkan para wirausahawan sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

"Mudah-mudahan kami para generasi muda dapat meneruskan apa yang telah dicita-citakan oleh Pak Ci yakni melahirkan banyak entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri dengan cara mengubah sampah dan rongsokan jadi emas," kata Sandi, dalam unggahan di Instagram resminya @Sandiuno.

"Rest in peace Bapak Ir Ciputra, terima kasih atas kontribusinya selama ini dan telah menjadi inspirasi untuk seluruh juniornya".

Sementara pengusaha Aburizal Bakrie, Sabtu (30/11/2019) melayat ke rumah duka taipan properti, Ciputra, di Ciputra Artpreneur, Jakarta . Pria yang akrab disapa Ical itu mengaku kenal Ciputra sejak lama.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut pria yang akrab disapa Pak Ci orang baik dan pengusaha yang sukses.

"Kenalnya sudah lama sekali. Pak Ci itu pertama orang baik. Lalu yang kedua beliau businessman," kenang Ical usai melayat di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan.

Menurut Ical, Ciputra merupakan sosok kombinasi antara bisnis dan seni. Itulah yang menurutnya sosok Ciputra sulit tergantikan.

"Selain itu Pak Ci juga orang yang sangat menggemari seni. Beliau merupakan sosok orang yang kombinasi antara bisnis dan seni. Saya kira sulit mendapatkan orang seperti itu," ceritanya.

Sebagai sesama pengusaha, Ical mengaku beberapa kali bertemu dengan Ciputra membahas soal bisnis. Dari pertemuan yang dilakukan, dia bisa bilang bahwa Ciputra merupakan sosok yang punya rasa kemanusiaan tinggi.

"Dengan beliau tentunya pada saat ketemu bicara bisnis. Beliau punya rasa kemanusiaan luar biasa besarnya," kata Ical.