•   Selasa, 21 Januari 2020
Bisnis Makro

Tingkatkan Kerja Sama Eksternal, Ning Ita teken MoU dengan UPN dan BNI

( words)
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menandatangani kesepakatan bersama dengan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dan BNI.


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Untuk meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kota Mojokerto dengan pihak eksternal, Rabu (13/2) Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menandatangani kesepakatan bersama dengan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan dengan PT Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Mojokerto.
Penandatanganan MoU dengan UPN Veteran Jawa Timur diselenggarakan di Ruang Nusantara kantor Pemkot Mojokerto, dengan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Harlistyati.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto, Ning Ita menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut PP Nomor 28 Tahun 2018 tentang kerja sama daerah. “Pemerintah Kota Mojokerto melakukan kerjasama dengan beberapa pihak termasuk dengan beberapa universitas guna menggali potensi sekaligus dalam hal kerja sama dibidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta pelaksanaan otonomi daerah,” tutur Ning Ita.
Orang nomor satu di Kota Mojokerto ini lantas menambahkan bahwa dalam kesepakatan tersebut bertujuan untuk menggali dan mengembangkan serta mengarahkan potensi sumber daya yang dimiliki oleh kedua belah pihak guna mendukung keberhasilan pembangunan maupun dalam hal pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini mungkin MoU pertama antara pemerintah kota dengan pihak UPN. Dimana ruang lingkup kesepakatan mencakup beberapa hal meliputi pendididkan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, perencanaan pembangunan, survei dan pendataan, teknologi tepat guna, budaya dan pariwisata, kepemudaaan dan olah raga,” jelasnya
Selain itu kerja sama juga meliputibidang kependudukan dan lingkungan hidup, pengembangan wilayah. Ning Ita berharap agar kerja sama antara Pemkot Mojokerto dan UPN Jatim akan ada tindak lanjut dengan OPD.
Meskipun Pemerintah Kota Mojokerto telah melakukan kerja sama dengan beberapa universitas yang ada di Jawa Timur, menurut Ning Ita, Pemkot Mojokerto masih perlu ada penambahan dari universitas. “Kami pemerintah daerah dalam menjalankan pemerintahan maupun pembangunan tidak mampu melakukannya tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari akademisi, jadi untuk hal-hal yang di ranah penelitian dan pengembangan Sumber Daya Manusia selama ini kami disupport dari para akademisi,”terang Ning Ita.
Sementara itu Rektor UPN Veteran Jatim, Akhmad Fauzi, menyampaikan bahwa MoU yang dilakukan bisa terus berlanjut dan bisa memberikan win-win solution bagi kedua belah pihak. “Kota Mojokerto adalah kota ke 120 yang bekerjasama dengan UPN Veteran Jatim,”jelas Akhmad. Dalam kesempatan ini akhmad juga menjelaskan beberapa bentuk kerja sama yang pernah dilakukan oleh UPN dengan daerah lain, seperti pemakaian teknologi tepat guna yang bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.
Setelah meneken MoU dengan UPN Veteran, Ning Ita melanjutkan pertemuan dengan direksi BNI cabang Kota Mojokerto yang membahas tentang kerja sama Pemkot Mojokerto dengan BNI Kota Mojokerto terkait CSR (corporate social responsibility).
Dalam kesempatan ini Ning Ita menyampaikan beberapa program utama yang menjadi target pembangunan diantaranya adalah rencana pembangunan wisata yang memanfaatkan potensi sungai serta pendampingan UKM dan IKM yang ada di Kota Mojokerto. “BNI sebagai institusi perbankan selain bekerjasama dalam permodalan kita bisa kerja samakan dalam bentuk lain, yaitu CSR.”kata Ning Ita. Ning Ita menambahkan bahwa CSR menjadi sebuah kewajiban bagi institusi yang profit oriented.
“Kami hanya bisa mengarahkan, saya berharap BNI bisa mendukung terkait pengembangan wisata, yang akan kami awali dengan potensi air disekitar aliran sungaiNgothok,”jelas Ning Ita.
Menutup pengarahannya, Ning Ita menyampaikan bahwa kerja sama antara pemkot dg UPN dan BNI semua itu bertujuan untuk menggali potensi kerja sama antara masing-masing pihak dan kerja sama tersebut adalah untuk mewujudkan visi Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil makmur, sejahtera dan bermartabat. dw/adv

Berita Populer