Timnas Basket Putra: Utamakan Peningkatan, Emas Belakangan

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pelatih Rajko Toroman menginginkan peningkatan performa timnas basket putra di SEA Games 2019. Lalu baru bicarakan menyaingi Filipina untuk merebut emas.

Toroman secara resmi menukangi timnas basket putra mulai Jumat (26/7). Pelatih Serbia itu menggantikan Wahyu Widayat Jati, yang sebelumnya menjadi kepala pelatih untuk persiapan menuju SEA Games 2019.

Wahyu bergeser menjadi asisten pelatih Toro, bersama A.F Rinaldo, dan Johannis Winar. PB Perbasi mengharapkan Toroman bisa menciptakan perubahan besar, baik dari kebiasaan-kebiasaan buruk yang paling dasar hingga ke persoalan strategi.

Mereka berani merevisi target dari menyamai perolehan dua tahun lalu perak menjadi emas. Menanggapi target itu, Toroman menganggapnya sebagai tantangan besar yang memungkinkan diwujudkan.

"Medali tentu saja menjadi target, tapi medali apa yang akan kami dapat semua tergantung kemajuan kami dalam berlatih," kata Toro.

"Namun, untuk sekarang ini improvement adalah hal yang paling penting. Itu adalah target saya pada tim," dia menambahkan.

Di level Asia Tenggara, Indonesia masih berada di bawah Filipina. Namun, berangkat dari pengalamannya sebagai pelatih negara lumbung padi ASEAN, bukan tidak mungkin Indonesia bisa mengalahkannya.

"Filipina sangat kuat, pemainnya juga sangat kuat. Bisa dikatakan kami nomor duanya tapi hasil tergantung pemain kalau mau kerja keras bukan tak mungkin. Sekarang yang kami butuhkan hanya waktu untuk membuat semua sesuai dengan jalurnya," dia menjelaskan. Sby/02