Tim Jokowi di Jatim, Door to door

Riko Abdiono,
Wartawan Surabaya Pagi
SURABAYAPAGI.com , Surabaya - Kondisi masyarakat di pemilu presiden (Pilpres) 2019 ini masih sangat dinamis. Termasuk di Jawa Timur yang memiliki basis massa pemilih berjumlah 30 juta lebih. Survey terakhir, elektabilitas pasangan calon nomer urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, lebih unggul. Namun pasangan 02, Prabowo-Sandiaga Uno, terus merangkak naik.
Sementara target Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf menang 70 persen di Jatim. Untuk itu, tim pemenangan Jokowi di semua daerah di Jawa Timur terus melakukan kampanye door to door di kota sampai desa.
Melihat hal ini, Tim Kampanye Jokowi-Makruf dipastikan terus melakukan evaluasi di segala lini. Evaluasi agar Jawa Timur tetap menjadi lumbung suara untuk pasangan nomer urut 01 ini.
Alasannya, selain sudah cukup popular, Jokowi juga diusung dua partai politik terbesar di Jawa Timur yakni PKB dan PDI-P, Sehingga tidak ada alasan untuk kalah.
Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Makruf, Laksamana TNI (Purn) Marsetio ditemui usai memberikan paparan program keberhasilan Jokowi di depan Kader Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royong (MKGR) di Surabaya, mengatakan, bahwa suara di Jawa Timur harus betul-betul dijaga.
Jangan sampai direbut paslon capres yang lain. Untuk itu perlu terus digerakkan kegiatan-kegiatan atau event yang efektif seperti yang sudah dilakukan MKGR Jawa Timur.
“Tadi kan juga ada pak Mahfud ketua TKD Jatim. Kita berharap ada event seperti MKGR ini. Dan saya mewakili TKN Jokowi-Makruf siap selalu hadir untuk memberikan semangat untuk arek-arek Suroboyo dan Jawa Timur,” jelas Marsetio, kemarin.
Soal Madura
Sebagai perwakilan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Marsetio juga memberikan penilaian terhadap pantauan kinerja TKD Jatim selama ini. Marsetio menganggap jika TKD Jatim perlu lebih ditingkatkan lagi.
“Jawa Timur perlu ditingkatkan. Tapi kita yakin, kalau orang negeri seberang bilang ‘no doubt’ tidak ada keraguan. Insya allah tetap jalan,” tegasnya.
Dengan ditingkatkanya gerakan oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim maka sinyalemen bahwa Jokowi-Makruf kalah di Madura itu bisa dihapus dengan kegiatan dan hasil suara yang tinggi. “Madura misalnya, Insya Allah, dengan kita terus bergerak tentu bagus. Jadi tidak perlu ada keraguan untuk menang,” sebutnya.
Apalagi baru baru ini, lanjut Marsetio, Cawapres KH Makruf Amin sudah bertemu dengan Kyai-kyai seluruh Madura. “Insya Allah. (kami yakin) Mesin tim pemenangan harus terus bekerja untuk kemenangan Jokowi-Makruf,” ujarnya.
Sebelumnya, Surabaya Survey Center (SSC) mengeluarkan hasil surveinya terkait Pilpres 2019. Prabowo-Sandi masih perkasa di Madura dengan 53,6 persen, jauh di bawah paslon nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf yang hanya mendapat 39,1 persen.
Namun paslon no 01 ini unggul kawasan Pantura, Tapal Kuda, Arek hingga Mataraman. Secara keseluruhan di Jatim, Jokowi-Ma’ruf meraih 55,9 persen, unggul dari Prabowo-Sandi yang hanya 32,1 persen suara. Sedang 12 persen sisanya merupakan undecided voters.
Penentu Kemenangan
Lantas apa perintah dari TKN untuk TKD Jatim? Marsetio menegaskan segera melakukan koordinasi dengan seluruh elemen pendukung Jokowi-Ma’ruf di Jawa Timur. Karena Tim Kampanye Daerah (tugasnya) mengkoordinir sekian banyak relawan dan kader-kader dari parpol pengusung.
Ada sekitar 700 relawan agar bisa bersatu padu mendulang suara untuk Jokowi-Makruf. “Semakin kita kompak, keberhasilan kita akan tercapai,” harap mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) era Presiden SBY ini.
Ditambahkannya, semangat dan kerja keras harus terus dilakukan oleh tim Jokowi Makruf di Jatim. Baik itu dari unsur partai politik dan juga relawan. Ini karena pemilih di Jawa Timur sangat penting bagi kemenangan Jokowi-Makruf.
“Jelas. Salah satu penentu kemenangan Jokowi-Makruf adalah di Jawa Timur,” pungkas Marsetio.
Strategi TKD
Sementara itu, Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin yang juga hadir dalam acara MKGR kemarin mengatakan siap untuk terus begerak semakin intensif menjelang 17 April 2019 ini.
Salah satu kunci kemenangan adalah dengan door to door dan menyapa masyarakat secara langsung. Relawan juga aktif mengkampanyekan Jokowi di daerah-daerah.
“Kami pakai cara door to door, kita sapa langsung masyarakat dan mensosialisasikan keberhasilan Pak Jokowi selama memimpin Indonesia,” terangnya.
Caleg juga harus ikut terlibat dalam pemenangan Jokowi-Ma’ruf. Termasuk koordinasi dengan seluruh relawan. “Dengan relawan, bukan cuma kami berkoordinasi dengan mereka, tapi mereka juga melaporkan hasil kerjanya ke kami,” tuturnya.
Sebelumnya, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, juga mengistruksikan kader dan simpatisan untuk bekerja keras untuk terus meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di Jawa Timur.
"Safari Politik VI ini bertujuan meningkatkan elektoral Jokowi - Kiai Ma’ruf Amin, dan Koalisi Indonesia Kerja khususnya PDI Perjuangan," kata Hasto di kantor TKD Jatim, pekan kemarin. n