•   Senin, 9 Desember 2019
Perbankan

Tiga Bank Ini Berhasil Duduki 3 Peringkat Teratas

( words)
Penghargaan Indonesia Best Bank Award 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (15/11/2019). SP/wer


SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Di tengah kondisi makro yang rentan berdampak pada kondisi perbankan mulai dari gejolaknya kondisi perekonomian, penuh ketidakpastian (uncertainty), kompleks (complexity), serta ambigu (ambiguity). Perbankan terus mendapat perhatian lebih agar risiko berdampak sistemik dapat ditekan seminimal mungkin.

Apalagi saat ini ditambah dengan kehadiran startupfintech yang sangat menjamur di Indonesia kini terbukti makin mendisrupsi bisnis perbankan konvensional, khususnya di layanan pinjaman atau lending.

Oleh karena itu, bank diharapkan memiliki kinerja yang optimal agar mampu mengendalikan risiko internal dan tahan terhadap situasi eksternal sehingga dapat menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

"Perbankan saat ini banyak terdisrupsi olehfintech. Data OJK 80 persen data peminjam dan yang meminjamkan dana adalahmilenial," ujar Mohamad Ihsan, Pimred Warta Ekonomi di acara penghargaanIndonesia Best Bank Award 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Dengan terciptanya kondisi perbankan yang sehat, bank dapat memberikan keuntungan bagi para stakeholder-nya. Bagi deposan, bank diharapkan dapat dipercaya dan dikelola secara prudent sehingga risiko pelarian dana semakin minimal.

Bagi investor, bank diharapkan mampu tumbuh secara terukur, memberi return yang optimal, dan memiliki risiko yang terkendali.

Tahun ini Warta Ekonomi memberikan apresiasi kepada bank-bank dengan kinerja optimal sehingga memiliki kondisi yang sehat atau sangat sehat melalui penghargaanIndonesia Best Bank Award 2019.

Pada penghargaan kali ini, tim riset Warta Ekonomi menggunakan pendekatan Risk-Based Bank Rating (RBBR) yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.

Selain mengadopsi variabel dalam RBBR, tim peneliti juga menambahkan variabel lain, yakni kinerja intermediasi.

Bank yang dianalisis dibagi ke dalam kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) dan kelompok aset. Periode penelitian meliputi tahun 2017-2018. Pengukuran tingkat kesehatan bank menggunakan variabel yang terdiri dari lima aspek. Yakni, Profil Risiko (Risk-Profile), Aspek Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance), transparansi, akuntabilitas, profesionalitas, dan kewajaran.

Berdasarkan penilaian tersebut, tim riset Warta Ekonomi menentukan 84 bank terbaik berpredikat Sehat dan Sangat Sehat tahun 2019. Dengan peringkat 3 teratas diraih oleh:
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Bank Berpredikat "SEHAT" Kategori BUKU 4 dengan Aset di Bawah 500 Triliun PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Bank Berpredikat "SEHAT" Kategori BUKU 4 dengan Aset di Bawah 500 Triliun PT Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Berpredikat "SEHAT" Kategori BUKU 4 dengan Aset di Bawah 500 Triliun

Berita Populer