•   Selasa, 31 Maret 2020
Peristiwa Hukum

Tertangkap Razia Satpol PP Jombang, Seorang Pengemis Asal Kediri Miliki Empat Rumah

( words)
Ngatmini saat didata di kantor Satpol PP Jombang. (SP/Ist)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kedapatan mengemis di depan Masjid Agung Baitul Mukminin Alun-Alun Jombang, Jawa Timur, seorang nenek di amankan Satpol PP Jombang dalam razia pada Jumat, (21/2) kemarin malam.

Nenek tersebut yakni Ngatmini (80), warga Desa Wonoayu, Kecamatan Pelemahan, Kabupaten Kediri. Dan yang membuat tercengang, ternyata Ngatmini memiliki empat rumah yang cukup besar di Kecamatan Pelemahan.

Kabid Ketertiban Umum dan Sumberdaya Aparatur Satpol PP Jombang, Haris Aminudin mengatakan, razia ini dilakukan oleh pihaknya karena keluhan masyarakat terkait banyaknya pengemis dan pengamen di Alun-Alun Jombang.

"Pada razia tadi malam kami menangkap seorang pengemis. Usai dilakukan pendataan, selanjutnya kita antar pulang ke alamat sesuai di KTP," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2020).


Image

Namun ketika sampai dirumah Ngatmini, petugas pun dibuat kaget. Ternyata Ngatmini bukan termasuk orang yang tidak mampu. Ngatmini memiliki rumah sebanyak empat yang ada di kecamatan tersebut.

"Jadi setelah kita bina, kita antar pulang. Ternyata yang bersangkutan mempunyai empat rumah. Ngatmini merupakan orang yang berkecukupan," ujarnya.

Untuk itu Haris menegaskan, apabila Ngatmini kembali melakukan aksinya untuk mengemis, pihaknya akan melakukan tindakan kebih dari pembinaan. "Akan ditaruh ke panti, agar tidak mengulangi kembali," tegasnya.

Untuk itu Haris mengimbau kepada masyarakat, agar tidak memberikan uang kepada pengemis atau pengamen karena nantinya akan membuat terbiasa. Dan pengemis serta pengamen di Jombang semakin banyak.

"Memberi itu bagus, tapi kita tidak tahu kondisi mereka seperti apa. Kalau seperti Ngatmini, orangnya berkecukupan. Dan laporkan bila ada pengamen meminta dengan memaksa. Agar segera kita tindak," pungkasnya.(suf)

Berita Populer