•   Jumat, 3 April 2020
SGML

Tersinggung Tak Ditemui Pramusaji Warung, Seorang Pemuda Mengamuk

( words)
Ilustrasi.


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Karena tersinggung tak kunjung ditemui oleh pramusaji warung, Suprayitno (21) pemuda asal Brondong Kecamatan Brondong Lamongan Jawa Timur ini mengamuk di warung Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng. Aksi pemuda yang membawa sajam saat mengamuk, membuat pemilik warung dan seorang pramusaji, hingga pelanggan warung semburat menyelamatkan diri dari ancaman bahaya. "Maunya ditemani sama kenalannya, Anik Yuliani. Tapi ditinggal keluar," kata Siti Muninggar, pemilik warung Kamis (15/3). Informasi yang diterima menyebutkan, kalau pelaku kerap datang ke warung milik Siti di Mertani. Dan puncaknya saat itu Rabu (14/3) pelaku berangkat bersama dengan dua temannya, Khoirul Udin Fani dan Agus Wahyudi dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixon warna merah tanpa plat nomer. Pelaku berangkat dengan tujuan ke warung korban Siti Muninggar. Seperti biasanya pelaku yang tiba pukul 22.00 WIB bermaksud ngopi dan ingin menemui kenalannya, Anik Yuliani yang ada di warung. Tiba di warung pelaku langsung memesan 3 cangkir kopi. Pelaku sempat ketemu Anik, namun selang beberapa saat kemudian Anik meninggalkan pelaku. Ternyata pelaku masih menunggu Anik kembali ke warung hingga pukul 23.00 WIB. Anik tidak juga kembali ke warung. Lantaran lama tidak kembal, pelaku mengaku tersinggung dan pamit pulang. Saat tengah perjalanan menuju pulang radius 50 meter dari warung, pelaku berpapasan dengan Anik. Suprayitno, tersangka akhirnya kembali ke warung dengan dua temannya. "Tiba-tiba orang itu (Suprayitno, red) mengelurkan pedangnya sambil bentak-bentak," ungkap Siti. Tak hanya itu, pelaku juga memukul mukulkan pedangnya ke meja warung sambil sesumbar hendak membakar warung. Dua teman pelaku berusaha melerai, namun Suprayitno tetap berang. Pelaku juga tetap berteriak teriak akan membakar warung Siti. "Pedangnya berulangkali dipukul-pukulkan ke meja," katanya. Melihat reaksi pelaku semakin beringas Siti dan Anik ketakutan dan berlari keluar meninggalkan warungnya. Korban tidak langsung pulang ke Dibee, tempat tinggal Siti, tapi menuju Polsek Karanggeneng. Pelaku berhasil diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Karanggeneng. Barang bukti pedang sepanjang 60 sentimeter diamankan berikut 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah tanpa plat nomer. "Pelaku bisa dijerat pasal berlapis, tentang kepemilikan sajam dan ancaman terhadap korban," kata Pjs Subbag Humas Polres Lamongan, Iptu Sunaryono.jir

Berita Populer