Terkuak, Inilah Penyebab Mengigau Saat Tidur

SURABAYAPAGI.com - Saat tidur, pikiran Anda tidak hanya berada dalam satu fokus. Terlebih, imajinasi tak terbatas, dan tanpa sadar dipikirkan oleh otak saat proses tidur berlangsung. Hal ini memicu banyak orang yang meracau, atau mengigau saat sedang tidur.
Dilansir dari laman Reader's Digest, Jumat 26 Januari 2018, berbicara saat tidur secara formal dikenal dengan sebutan Somniloquy. Kelompok anak-anak mendominasi perilaku ini. Sementara itu, lima persen dari orang dewasa, baik itu pria dan wanita, berperilaku demikian.
Meracau dan berbicara sendiri saat tertidur, cenderung dilakukan oleh hampir sebagian besar individu. Bahkan, tidak jarang ada yang melakukan percakapan dengan orang lain saat proses tidur berlangsung.
Berbicara saat tidur, ternyata dapat terjadi di tiap tahap proses tidur, tapi seringnya terjadi saat tidur REM (tidur dengan gerak mata cepat). Kebanyakan, meracau saat tidur ini hanya berlangsung sebentar, dan bukan diciptakan dari akal pikiran yang rasional.
Namun, apa sebenarnya yang memicu hal ini terjadi?
Menurut The National Sleep Foundation, stres, depresi, gangguan tidur, konsumsi alkohol, serta kondisi demam, dapat berpotensi memicu tubuh meracau saat tidur. Selain itu, penyebab lainnya bisa karena keturunan, atau berkaitan dengan penyakit lain, yang mengarah ke gangguan tidur, seperti berhenti napas saat tidur atau mimpi buruk.
Somniloquy sebenarnya bukan hal yang berbahaya bagi fisik Anda. Namun, hal ini tentu saja cukup mengganggu kualitas tidur Anda maupun seseorang di samping yang menemani tidur.
Untuk itu, dalam mencegah berbicara saat tidur lagi, sebaiknya Anda memiliki waktu tidur yang cukup. Pastikan Anda memiliki waktu tidur yang rutin setiap harinya. Disarankan juga agar Anda menghindari alkohol, serta porsi makan besar menjelang tidur. (viv/cr)