•   Jumat, 28 Februari 2020
Peristiwa Hukum

Terbawa Suasana Saat Demonstrasi, Hermawan Mengaku Tak Ada Niat Penggal Kepala Presiden RI

( words)
Hermawan Yang Sedang Mengikuti Aksi Demonstrasi Dan Melontarkan Ancaman Akan Penggal Kepala Jokowi.


SURABAYAPAGI.COM- Mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi, Hermawan Susanto mengaku hanya spontan mengucapkan perkataan tersebut. Dia tak bermaksud sungguh-sungguh mengancam Jokowi.

"Karena banyak riuh demonstran, saya spontan mengikuti," tutur Hermawan saat pemeriksaan terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Dalam sidang, dia mengaku datang dalam aksi itu sebagai simpatisan, bukan dari jaringan apa pun. mDia juga mengaku diajak temannya untuk ikut aksi itu.

"Saya diajak kawan semasa kecil saya, Ryan Maulana," tutur Hermawan.

Pada saat itu, suasananya begitu ramai dengan demonstran yang menjelekan Jokowi.

"Riuh demonstran, saya jadi ikut larut dalam suasana sehingga spontan mengatakan pengancaman itu," ungkap Hermawan.

Dia mengatakan saat itu terbawa suasana demonstrasi yang meneriakkan Jokowi dengan cacian di depan kantor Bawaslu. Sebab itu, dia melakukan hal serupa.

"Kok siap penggal, memang yang lain (demonstran) bilang gitu?" tanya hakim.

"Saya sendiri tidak ada niatan. Luapan emosional saja," jawab Hermawan.

Hermawan didakwa bersalah melanggar Pasal 104 KUHP atau Pasal 110 jo 87 KUHP. Hermawan Susanto mengancam akan memenggal kepala Jokowi saat beraksi di depan gedung Bawaslu.

Berita Populer