•   Minggu, 23 Februari 2020
Surabaya

Tanggapi UMK dan UMSK, Kapolda Dan Gubernur Jatim Cangkrukan Bareng Serikat Pekerja

( words)
Kapolda Jatim Irjen pol Luki Hermawan dan Gubernur Jatim H. Sukarwo saat berdiskusi dengan teman-teman serikat pekerja.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di gedung Patuh lantai 2 Polda Jawa Timur, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si bersama Forkompinda Jawa Timur mengadakan cangkruan (14/11/2018).

Selain Kapolda juga hadir, Gubernur Jatim H. Sukarwo, Pejabat Utama Polda Jatim, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Asosiasi dari berbagai Serikat Pekerja.

Gubernur Jatim H. Sukarwo mengatakan "Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak sekalian di acara ini dan terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Kapolda atas prakarsanya untuk mengadakan kegiatan ini. Sebenarnya mengenai UMK dan UMSK dari masing-masing Kabupaten dan atau Kota ini sudah di musyawarahkan dan sudah disetujui pengusulannya."

"Saya mengharapkan kepada pihak pekerja kalau sudah turun ke jalan sekarang ya besok tidak usah turun lagi," terangnya.

Sedangkan Achmad Fauzi, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Jatim meminta kepada Gubernur Jatim agar dis varietas pengupahan dari masing-masing Kabupaten dan Kota dinaikkan semuanya senilai Rp. 400.000,-. "Tolong dis varietas dinaikkan," tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan mengucapkan banyak terima kasih kepada para undangan atas kedatangannya, dan dengan model cangkrukan semacam ini sebagai lembaga untuk memecahkan atau memusyawarahkan segala permasalahan yang ada.

Kapolda Jatim mengharapkan setelah acara ini bapak-bapak dari serikat pekerja untuk menghimbau para anggotanya untuk tidak datang berunjuk rasa ke Surabaya karena apa yang diusulkan sudah diakomodir dan telah dimusyawarahkan. "Jangan lagi turun jika semua sudah diakomodir," pinta Kapolda.

Sedangkan Kabag hukum Propinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Himawan Estu Bagyo, S.H. mengatakan Kapolda Jatim bahwa sebenarnya satu bulan yang lalu masalah dis varietas pengupahan di masing Kabupaten atau Kota sudah diakomodir dan hari ini masalah penyelesaian administrasinya saja.

"Akan saya tunggui proses penyelesaian untuk ditanda tangani bapak Gubernur Jatim," pungkasnya. nt

Berita Populer