•   Jumat, 10 April 2020
Surabaya

Tamu di Losmen, Ditemukan Tewas

( words)
Petugas Mengevakuasi jenazah atas nama Sutanto Dwi Prayitno (47), Minggu (7/6). (Foto: SP/JULIAN)


SURABAYAPAGI.com - Seorang tamu Losmen Puri di Jalan Makam Peneleh No. 92, Surabaya ditemukan tewas di kamar tempatnya menginap, Minggu (7/4). Tamu itu diketahui bernama Soesanto (41) warga Jalan Kalimas Baru III/3, Surabaya.
Menurut informasi, tewasnya korban diketahui pertama kali sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu Komang, salah satu karyawan losmen mengetuk pintu kamar korban untuk menanyakan apakah korban menambah jam chek in atau tidak.
Di temui di TKP, Komang bercerita bahwa korban check in di losmen itu pada Sabtu (6/4) sekitar pukul 06.00 WIB dan mendapat kamar di lantai bawah. "Dia sudah menjadi pelanggan di sini. Dan biasanya masuk pagi keluar sebelum petang," ungkap Komang.
Masih kata Komang, sebelum ditemukan tewas, pada Minggu (7/4) pagi, korban sempat pamit ke minimarket di dekat losmen untuk membeli sejumlah makanan dan minuman. "Pagi tadi (kemarin,red) sempat pamit beli minuman di Alfamart, tapi sekitar pukul 12.00 WIB, saya ketok kamarnya tidak ada respon. Karena curiga, saya terpaksa masuk dengan menggunakan kunci cadangan," bebernya.
Setelah pintu kamar terbuka, Komang mendapati korban tidur terlentang di kasur dan tidak bergerak. Komang yang saat itu berusaha memanggil juga tidak dijawab sehingga ia melapor ke Polsek Genteng.
Dari laporan itu, sejumlah anggota Polsek Genteng dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya akhirnya mendatangi TKP dan langsung melakukan identifikasi. Setelah identifikasi selesai, mereka mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan menjelaskan bahwa dari hasil identifikasi sementara, korban tewas diduga karena penyakit dalam yang dideritanya selama ini. Namun untuk memastikan penyebab pastinya, ia masih menunggu hasil visum dari Tim Forensik RSU dr Soetomo. "Menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat sakit diabetes," tandas Ari.n jul

Berita Populer