•   Selasa, 28 Januari 2020
Pendidikan

Tambahan Kain Seragam Gratis di Jombang Datang, Pembagian Belum Ada Kepastian

( words)
Gelondongan kain seragam gratis di gedung Tenis Indoor Jombang. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pengiriman kain seragam gratis program siswa baru SD/MI dan SMP/MTs di Jombang, Jawa Timur, kembali datang pada hari ke-17 pada pukul 09.00 WIB tadi pagi, Rabu (16/10/2019).

Koordinator Petugas Jaga Tenis Indoor Jombang, Arifin mengatakan, bahwa hari ini 41 karung kain seragam tambahan datang. Sehingga total seragam yang datang kini berjumlah 563 karung.

“Masing-masing 367 kain seragam nasional, 196 karung seragam olahraga. Cuma ini sudah lengkap apa belum, saya sendiri tidak tahu,” katanya.

Menurut Arifin, proses pengambilan sampel tambahan juga telah diambil petugas dari Disdikud Jombang. Pengambilan sampel ini dilakukan pada beberapa kiriman terakhir datang.


Image

"Olah raga ada diambil, yang kain merah juga diambil. Cuma berapanya saya tidak tahu. Tapi ada tanda kok di karung,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Jombang, Jumadi menerangkan, hingga Rabu, (16/10/2019) pengiriman seragam olahraga masih berlangsung. Akan tetapi dirinya tidak hafal sudah berapa persen seragam yang berada di gedung tenis indoor.

"Laporan dari teman-teman untuk seragam olah raga kemarin belum lengkap. Sementara perkembangannya belum tahu lagi seperti apa, soalnya belum ada laporan,’’ terangnya.

Namun Jumadi menjelaskan, berdasar laporan yang diterima, untuk pengiriman kain seragam nasional jenjang pendidikan SD/MI dan SMP/MTs sudah lengkap. Untuk rinciannya, ia tidak tahu persis jumlah kain yang sudah berada di gedung itu.

’’Untuk kain laporannya sudah semua. Berapa ini yang belum ngecek lagi. Datanya belum saya terima, kalau teman-teman belum ada laporan, saya sendiri belum bisa memvalidkan data,’’ jelasnya.

Jumadi juga memaparkan, untuk pengambilan sampel kain sudah dilakukan, meski tidak disebutkan berapa. Untuk pengambilan awal sampai sekarang hasilnya belum keluar.

’’Kita sendiri nunggu hasil uji lab BBT (Balai Besar Tekstil) Bandung,’’ paparnya.

Lebih lanjut Jumadi menandaskan, bahwa untuk pembagian kain tersebut kepada pelajar belum bisa mengatakan kapan pastinya.

’’Untuk evaluasi kelihatannya mundur. Pembagian juga kan nunggu terakhir. Artinya, kalau sudah diuji dan sesuai perencanaan kegiatan lengkap baru bisa dibagikan. Sekarang hasilnya belum selesai,’’ pungkasnya.(suf)

Berita Populer