Tak Lakukan Penarikan, Disdik Kota Kediri Minta Sekolah Segera Mengganti Le

SURABAYAPAGI.COM, KEDIRI - Adanya temuan buku bertuliskan Yerussalem ibu kota Israel, Diknas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri langsung mengambil sikap di seluruh sekolah SD/MI di Kota Kediri. Sejumlah sekolah diminta untuk segera mengganti lembar halaman pelajaran buku IPS kelas VI cetakan PT. Intan Pariwara yang selama ini sudah beredar. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Cevy Ning Suyuti mengakui adanya kesalahan pada buku pelajaran IPS Kelas VI yang beredar di Kota Kediri. Menurutnya, kesalahan buku BSE atau buku teks terjadi pada penulis dan peneliti di Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. "Memang ada kesalahan dalam buku teks IPS Kelas VI milik PT Intam Pariwara yang sudah beredar di sekolah. Tetapi hal itu sudah diketahui oleh Kementrian Pendidikan. Karena para penerbit ini juga mengambil dari Pusat Perbukuan," ujarnya, Senin (15/1/2018). Cevy menambahkan, sejauh ini Disdik Kota Kediri sudah menerima surat dari Kementrian Pendidikan pada tanggal 24 Desember 2017 yang isinya adalah ralat pada kesalahan buku yang menyebutkan Yerussalem ibu kota Israel. Namun, dari kesalahan itu, Disdik Kota Kediri tidak akan menarik buku pelajaran IPS Kelas VI yang sudah terlanjur beredar di sekolah. "Tidak ada penarikan dan hanya dilakukan ralat atau revisi pada halaman yang salah. Pertimbangannya jika ada penarikan buku, dikhawatirkan dapat mengganggu pembejaran siswa karena siswa nanti tidak memiliki buku teks," jelasnya. Kendati demikian, ia mengakui selama ini masih terdapat beberapa kepala sekolah yang belum mengetahui isi pelajaran buku IPS Kelas VI cetakan PT Intan Pariwara. "Ada beberapa sekolah yang baru menjabat dan tidak tahu tentang masalah tersebut. Namun hari ini kita langsung memanggil UPTD dan Ketua Komite Kepala Sekolah (K3S) serta kepala sekolah untuk mensosialisasikan," tuturnya. Seperti diberitakan sebelumnya, buku IPS kelas VI jenjang SD/MIyang menyebut Yerussalem ibu kota Israel beredar di Kota Kediri. Buku cetakan penerbit PT Intan Pariwara yang masih menggunakan metode pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidik (KTSP) atau Buku Sekolah Elektronik (BSE) ditemukan di SD Sukorame 1 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Kepala Sekolah SD Sukorame 1 di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Zeta Dewi mengaku, tak mengira jika buku yang selama ini menjadi buku pelajaran siswa terdapat isi yang sempat membuat gempar dunia pendidikan di beberapa daerah. "Saya kaget, karena saya sendiri tidak tahu dan setelah dibaca ternyata di isi buku IPS kelas VI ini juga menyebutkan ibu kota Israel adalah Yerussalem," ujarnya saat berada di sekolah, beberapa waktu kemarin. Buku pelajaran SD mata pelajaran IPS terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 dan diperbanyak oleh PT. Intan Pariwara. Didalam buku pelajaran KTSP atau BSE pengarang I.S. Sadiman - Shendy Amalia terdapat Bab pelajaran tentang ibu kota negara-negara Asia. Pada halaman 64 dalam materi nama-nama negara yang termasuk ke dalam wilayah Benua Asia Barat, disitu tertulis jika Yerussalem merupakan ibu kota Israel. "Setelah ditemukannya buku ini kami akan memberitahukan ke siswa kelas VI, jika Israel tidak memiliki ibu kota," imbuh Zeta. Can