•   Kamis, 27 Februari 2020
SGML

Tak Kunjung Diportal, Kadis PUTR Dituding Tak Berdaya

( words)
Puluhan truk berbadan lebar melintas di Jalan Harun Tohir yang kondisinya rusak parah. (Ft. MIS/SP).


SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, seolah tidak berdaya menghadapi truk-truk berbadan besar yang melintas di Jalan Harun Tohir, Desa Pulopancikan.
Rencana pemasangan portal tersebut, sepertinya sekedar gertak belaka. Buktinya, hingga kini truk-truk dengan bobot ratusan ton itu masih saja melintas di Jalan Harun Tohir. Akibatnya, debu bertebaran bahkan kerusakan fisik jalan semakin tak tertolong.
Sedangkan dari sisi sosial dan kemanusian, aktivitas truk raksasa ini sudah tidak bisa ditoleransi untuk melintas di jalan ini. Pasalnya, warga telah bertahun-tahun tidak mendapat pelayanan dan penyediaan fasilitas jalan yang layak dari pemerintah daerah.
Begitu juga jika dipandang dari kacamata dunia kesehatan masyarakat sepanjang jalan tersebut, kondisi kesehatan mereka terancam.
Kepala Dinas Kesehatan Gresik, dr. Muhammad Nurul Dholam tidak menampik terkait ancaman infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) terhadap warga Harun Tohir akibat debu pekat yang ditimbulkan angkutan truk.
"Kalau ancaman ISPA sih yang pasti ada. Cuma kita belum tahu ada berapa yang terdampak," ujarnya.
Sementara itu, terkait rencana pihak DPUTR Gresik menutup jalan tersebut bagi angkutan diatas 10 ton, diduga hanya gertak sambel belaka. Pasalnya, sejauh ini pemasangan portal yang dimaksud tak kunjung ada.
Truk-truk raksasa pin masih hilir mudik melintas di jalan milik Pemkab Gresik ini.
Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Qolib mengatakan Pemkab Gresik mestinya tak ragu-ragu memasang portal di jalan itu. Terlebih, kondisi jalan kian parah dan tak satupun diantara pengusaha yang prihatin atas hal ini.
"Jalan inikan haknya Pemkab. Makanya kita minta jangan ragu-ragu memortal. Apa lagi kelas jalan ini hanya boleh dilalui truk bertonase maksimal 10 ton," terang Nur Qolib. Mis

Berita Populer