•   Senin, 6 April 2020
Pemkot Surabaya

Tak Direvitalisasi Risma, Pasar Tunjungan “Dicaplok” Investor

( words)
Kondisi Pasar Tunjungan Surabaya, Rabu (26/2/2020), sangat memprihatinkan. Selain banyak kerusakan, juga sepi dan kumuh, bahkan telah beralih fungsi menjadi tempat hunian, semua sudut ruangan, seperti atap jebol, plafon yang hancur dan dinding yang sudah keropos termakan usia.


Melongok Pasar Tradisional Surabaya yang Luput Perhatian Pemkot
SURABAYAPAGI.COM, Pada 2017 silam, Walikota Surabaya Tri Rismaharini pernah gembar-gembor bakal merevitalisasi Pasar Tunjungan dengan anggaran Rp 10 miliar. Bahkan, Risma kala itu menyebut Pasar Tunjungan akan dibangun 6 lantai yang diperuntukkan pelaku UMKM dan perkantoran. Namun hingga menjelang berakhirnya periode Risma sebagai walikota, Pasar Tunjungan tetap saja terbengkelai, gelap dan kumuh. Padahal pasar ini termasuk pasar lengendaris kota Pahlawan. Kini segelintir pedagang di sana menagih janji Risma.
---------
Pasar ikonik dengan luasan 1,2 hektare ini kondisinya bisa dibilang mati. Tak ada aktivitas perdagangan seperti pasar pada umumnya. Bahkan, kondisi fisiknya memprihatinkan. Pantauan di lokasi, Rabu (26/2/2020), kondisi pasar yang gelap, kumuh, hingga langit-langit atap gedung yang bocor. Fasilitas seperti listrik juga mati, eskalator mandek dan debu di mana-mana. Kondisi seperti itu, sudah terjadi bertahun-tahun.
Baca selengkapnya dihttp://epaper.surabayapagi.com/
Temui juga Surabaya Pagi di instagramhttps://www.instagram.com/harian.surabayapagi/?hl=id
Dan juga di facebook Surabaya Pagihttps://www.facebook.com/SurabayaPagi/

Berita Populer