Susun Pertanyaan Debat, KPU Libatkan Ahli

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - KPU sedang mempersiapkan debat capres-cawapres pada Pemilu 2019. Debat capres cawapres dijadwalkan akan dilaksanakan sebanyak lima kali yang dimulai Januari 2019.
KPU akan mengelompokkan isu pada setiap debat. Setelah itu, KPU akan mengundang ahli dari masing-masing isu untuk menyusun pertanyaan debat. "Kita akan kelompokan debat pertama isu apa, lalu kita undang para ahli untuk menyusun pertanyaan-pertanyaannya. Debat kedua tentang apa saja, ketiga apa saja dan sebagainya," ujar Ketua KPU, Arief Budiman, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).
Arief mengatakan masing-masing isu nantinya akan dibuat menjadi satu pertanyaan. Hal ini dikarenakan banyaknya isu penting namun jumlah atau waktu debat capres terbatas. "Jadi ruang untuk bertanya itu kan, mungkin ruang untuk isu luar negeri satu pertanyaan. Jadi memang tidak banyak," kata Arief. "Karena jumlah debat kita juga terbatas sementara banyak pihak ingin isu-isunya menjadi isu penting dan dimasukan dalam pertanyaan. Isu pelayanan kesehatan, perekonomian, macam-macam," sambungnya.
Selain itu, dia juga mengatakan nantinya akan mengundang tim kampanye paslon untuk menentukan moderator dalam debat. Nantinya moderator inilah yang akan menyampaikan pertanyaan yang telah disusun KPU. "Saya pikir kan ada hal-hal yang sepenuhnya jadi otoritas KPU, tapi ada juga hal-hal yang KPU sebelum memutuskan akan mengundang tim kampanye paslon. Misalnya menentukan moderator, nah itu biasanya kita undang silakan siapa yang bisa menerima. Sebetulnya moderator itu juga nggak melakukan apa-apa, dia hanya mendeliver pertanyaan yang sudah disusun KPU bersama tim panelis itu," tutupnya. Jk