•   Kamis, 2 April 2020
Bisnis Makro

Susi Promosikan Tas Belanja dari Limbah Plastik

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terus mendorong masyarakat agar berhenti menggunakan plastik satu kali pakai. Sebab, sampah plastik ini menimbulkan kerusakan lingkungan. Tak hanya daratan, laut juga tercemar sampah plastik.
Untuk mengurangi sampah plastik ini, Susi mempromosikan tas belanja dari plastik limbah garmen buatan seorang pengrajin asal Demak, Istiqomah. Tas berwarna hijau itu dipromosikan Susi dalam sela-sela acara Sea Food Lovers Milenials di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
"Kita kenalin yang juga pionir pengurangan sampah laut. Sekarang tinggal kita. Pasti semua bawa kresek, aku mau buat contoh, pinjam saja-sini (kresek), kresek ini sama begini (tas daur ulang), cantik mana coba? (Kresek) Kalau sudah sedikit sobek pasti dibuang," kata Susi saat ditemui di Plaza Timur GBK, Jakarta, Minggu (25/11).
Susi menuturkan, tas berbentuk anyaman tersebut lebih awet karena tebal dan kuat. Awetnya tas ini membuat masyarakat bisa menggunakannya terus menerus, sehingga tidak menimbulkan sampah plastik.
"Kalau pakai plastik sekali pakai kan jadi sampah. Karena itu plastik hanya satu kali pakai habis itu rusak, jadi sampah di laut. Lalu, dimakan sama paus dan pausnya mati," katanya lagi.
Menurut Susi, selain mengatasi sampah plastik, tas daur ulang juga menjadi peluang usaha karena menghasilkan pundi-pundi uang.
"Entrepreneurship itu datang dari mana saja. Yang harus jalan pikiran kita, hanya kuat kalau kita pintar. Kita

Pintar kalau makan ikan," tutupnya.

Berita Populer