•   Rabu, 23 Oktober 2019
Surabaya

Skimming Atau Kepercayaan Harus Dijaga

( words)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera. (SP/NT)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya -Kelanjutan Kasus dugaan skimming, pada nasabah Bank BRI di Kediri masih ditangani tim gabungan kepolisian. Hal ini diterangkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera pihaknya tengah bekerja sama dengan Bank BRI dalam rangka memeriksan raibnya uang tabungan sejumlah nasabah itu. Menurutnya, termasuk pada pemeriksaan pada saat menjadi pelaporan nasabah di Kediri. "Kali ini kami bekerjasama dengan pihak BRI," tegas Barung pada awak media. Kamis (15/3/2018). Ia berharap kepercayaan masyarakat terhadap perbankan tidak luntur begitu saja hanya karena hal-hal seperti yang dilaporkan itu. "Harapan kami semua bahwa masyarakat tetap percaya kepada perbankan yang ada, baik swasta maupun milik pemerintah," tandasnya. Tak hanya itu BRI secara proaktif telah memberikan suatu penegasan untuk mengganti seluruh uang nasabah yang hilang secara tiba-tiba dengan dugaan skimming itu. "Berkurangnya saldo karena apa yang mereka laporkan sudah keputusan pihak bank BRI dan dalam perkembangannya polisi harus menyelidiki apakah itu dalam bentuk skimming atau memang ada unsur lain," paparnya. Ia menambahkan unsur lain yang dimaksudnya harus dipastikan secara detail. Sebab, Tim Perbankan dari Ditreskrimsus Polda Jatim masih bekerja di lapangan untuk menguak hal itu. Bahkan, jumlah nasabah yang kemarin sekitar 33 nasabah, ternyata bertambah lagi. "Bukan lagi delapan sampai 33, tapi 45, bahkan kemungkinan bisa bertambah, masih kami periksa lagi dan konfirmasi," lanjutnya. Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu berharap kepercayaan masyarakat terhadap perbankan tidak pupus. Barung mengungkapkan, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin telah menyampaikan bahwa yang paling penting adalah trust atau kepercayaan masyarakat dalam perbankan. "Kami akan membantu, baik masyarakat maupun BRI untuk menarik kepercayaan itu, apakah itu Skimming atau tidak sedang kami dalami,"pungkasnya.nt

Berita Populer