Sistem IT Pemilu 2019 Harus Diawasi

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla menyampaikan keterbukaan informasi saat ini di sistem pemilu Indonesia perlu diawasi. Karena saat ini masyarakat bisa mengakses data-data dan hasil pemilu secara langsung.
Meski terbuka untuk masyarakat, JK mengingatkan ada hal yang masih mengintai yaitu pencurian data. "Dengan semuanya (disajikan) digital, (masih) bisa di-hack dari luar, seperti pengalaman kecurigaan pemilu AS bisa di-hack dari Rusia," kata JK di hadapan anggota Bawaslu di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Senin (10/12).
"Jadi ini pemilu harus betul-betul diawasi. Apa pun instrumen yang kita pergunakan itu dapat digangggu dari luar, dapat diubah dari luar atau pun dipengaruhi," lanjut dia.
Selain meminta pengawasan pemilu, JK juga mengingatkan potensi adanya politik uang.
Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf itu menyebut seluruh pihak perlu untuk menghindari politik uang hingga menyebar kebencian. njk